Satu Wanita Dewasa di Klaster Institusi Negara Positif Corona

oleh -
Data terkini perkembangan Covid-19 di Kota Sukabumi pada Minggu, 31 Mei 2020 pukul 12.00 WIB.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Kasus pasien terpapar Virus Corona dan positif Covid-19 di Kota Sukabumi bertambah 1 orang. Pasien terbaru itu seorang wanita dewasa dan berasal dari lingkungan klaster institusi kenegaraan. Dia beralamat di Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

banner 970x90

“Pasien sedang menjalani perawatan di ruang isolasi RS Bhayangkara Setukpa Lemdikpol. Kemungkinan besar dia terpapar dari pasien lama berdasarkan hasil tracing,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana kepada wartawan, Minggu (31/5/2020).

Hasil swab test yang memastikan pasien tersebut positif Covid-19, ujar Wahyu, baru keluar Sabtu kemarin. Sementara dia baru dinyatakan positif Covid-19, pasien lama yang menularinya masih menunggu kepastian berdasarkan hasil pemeriksaan swab test untuk ditentukan status kesembuhannya.

“Diketahui, selama menunggu hasil swab test, pasien baru tersebut berada di lingkungan rumahnya untuk menjalani karantina,” ujar Wahyu.

Jadi, lanjutnya, pasien tersebut tidak bepergian keluar rumah, misalnya untuk belanja baju untuk Lebaran. Sepenuhnya dia berada dalam status karantina di rumahnya.

Data terbaru yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi pada pukul 12.00 WIB menginformasikan,  dengan bertambahnya satu pasien positif, jumlah pasien positif Covid-19 menjadi 62 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 orang masih dalam perawatan dan selebihnya sebanyak 41 orang sudah dinyatakan sembuh.

Untuk Orang dalam Pemantauan (ODP), jumlahnya mencapai 278 orang atau bertambah satu orang dari jumlah ODP pada Sabtu. Dari jumlah itu, 9 orang masih dalam pemantauan dan sebanyak 269 orang dinyatakan selesai pemantauannya.

Sementara Pasien dalam Pengawasan (PDP), jumlahnya mencapai 41 orang. Dari jumlah itu sebanyak 40 orang dinyatakan selesai pengawasan dan hanya tinggal 1 orang yang berstatus dalam pengawasan. (*)   

Print Friendly, PDF & Email