Museum Prabu Siliwangi Wakili Jabar ke Rakornas

oleh -
Para peserta Rakornas Permuseuman se-Indonesia di Kendari yang merupakan wakil dari provinsi masing-masing.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Museum Prabu Siliwangi Sukabumi hadir pada acara Rakornas Permuseuman se-Indonesia di Kendari, Sulawesi Tengah dari 27 sampai dengan 29 Maret 2019. Kegiatan tersebut dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Nyoman Shuida dan Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran sebagai tamu.

banner 720x90

Perwakilan Museum Prabu Siliwangi yang hadir dalam acara tersebut R. Erwin Hendarwin yang merupakan utusan Amida (Asosiasi Museum Daerah) Jabar. Bukan hanya mewakili Kota Sukabumi, Museum Prabu Siliwangi terpilih untuk mewakili Jawa Barat pada acara tersebut.

Dihubungi wartawan lewat telepon seluler, Sabtu (30/3/2019), Erwin menjelaskan, Rakornas Museum dihadiri oleh seluruh museum se-Indonesai dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang. Para peserta hadir sebagai perwakilan Amida masing-masing. Di antara peserta juga hadir para kepala dinas pariwisata dan kepala daerah se-Indonesia.

“Kehadiran Museum Prabu Siliwangi yang mewakili Amida Jawa Barat tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Sukabumi karena keberadaan museum kami diakui oleh Pemprov Jawa Barat dan nasional,” kata Erwin.

Belum lama ini Museum Prabu Siliwangi juga ikut memeriahkan Festival Museum di Gedung Sate Bandung. Pada acara itu, koleksi benda-benda cagar budaya yang ada dipamerkan di stand Museum Prabu Siliwangi mendapatkan penghargaan yang tinggi dari Pemprov Jabar. Apalagi Museum Prabu Siliwangi telah terdaftar di Museum Nasional dengan nomor registrasi 175.

Erwin bersama pendiri Museum Prabu Siliwangi, KH. Fajar Laksana terus mengembangkan dan melestarikan kebudayaan lewat penambahan koleksi benda-benda budaya di museum yang dikelolanya.

banner 720x90

“Sesuai dengan hasil Rakornas, dalam rangka membangun permuseuman di Indonesia sebagai sumbangsih bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di Indonesia, kami akan terus melestarikan dan menambah koleksi museum,” ujar Erwin. (*)

Print Friendly, PDF & Email