Komunitas POP Gotong Royong Menambal Jalan

oleh -
Anggota Paguyuban Ojek Palabuhanratu menambal bagian jalan yang bolong dengan dana swadaya.

Wartawan M. RIDWAN 

Kekompakan dan kepedulian komunitas penyedia jasa ojek motor Paguyuban Ojek Palabuhanratu (POP) tidak perlu diragukan. Mereka tidak bisa diam ketika melihat kekurangan atau ketimpangan yang terjadi di lingkungan aktivitas POP.

banner 720x90

Para tukang ojek yang baik hati itu mengambil tindakan setelah mendengar keluhan warga dari berbagai kalangan atas kondisi Jalan Ahmad Yani, Palabuhanratu yang bolong-bolong. Mereka patungan seikhlasnya untuk membeli semen, pasir, dan kerikil sebagai bahan campuran penambal jalan.

“Kami tergerak untuk berbuat karena melihat kesusahan masyarakat ketika melewati bagian jalan yang bolong. Dalam menjalankan aksi seperti ini, kami tidak pernah berhitung untung rugi,” kata Ketua POP, Bangbang ketika ditemui di tempat penambalan jalan di depan Mapolres Sukabumi, Minggu (31/3/2019).

Walaupun kondisi ekonomi sebagian besar anggota POP termasuk kategori kurang, ujar dia, semangat untuk berbuat baik dan sosial tidak pernah surut. Bangbang mengakui, mungkin secara ekonomi dia dan rekan-rekannya memerlukan uluran tangan dari orang lain karena sebagai penyedia jasa ojek pangkalan tidak menjanjikan penghasilan yang berlimpah.

“Namun tidak ada kata menyerah dalam berbuat baik dan beramal untuk sesama,” ungkap dia.  

Penambalan jalan di Jalan Ahmad Yani Palabuhanratu berjalan lancar. Dengan peralatan dan bahan seadanya, mereka memasukkan campuran material beton ke dalam bagian jalan yang bolong. Mereka memecah diri dalam beberapa regu untuk berbagi tugas penamabalan jalan di beberapa titik.

banner 720x90

“Lobang-lobang di jalan ini mengancam para pengguna jalan terutama pengemudi sepeda motor. Kami tidak ingin ada kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh jalan berlubang,” tutur Bangbang.

Penambalan jalan bisa berjalan berkat kebersamaan semua anggota POP. Pengurus dan anggota POP akan selalu berupaya untuk berdiri di depan  dalam sosialisasi pencegahan kecelakaan lalu lintas.

“Dengan kebersamaan, kami selalu dapat memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi anggota dan masyarakat. Kami juga sebagai garda terdepan dalam penegakan tertib lalu lintas termasuk mensosialisasikan program pemerintah,” ujar Bangbang.  

Menurut dia, para anggota POP memandang, menambal jalan yang bolong merupakan kewajiban mereka, walaupun itu merupakan kewenangan pemerintah. Sebelum ada kebijakan dari pemerintah, kata Bangbang, POP memberikan pengabdian untuk mencegah kecelakaan.

“Selain kerja bakti, kami juga kerap melakukan bakti sosial seperti pengumpulan dana untuk korban gempa di Banten dan korban longsor di Cisolok,” ujar Bangbang. (*)

Print Friendly, PDF & Email