Al-Fath dan Nasari Grup Teken MoU Perumahan Tanpa DP

oleh -
Penandatanganan kerja sama pembangunan perumahan antara Ponpes Dzikir Al-Fath dengan Nasari Grup untuk 1.000 unit rumah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Ponpes Dzikir Al-Fath bekerja sama dengan Nasari Group membangun 1.000 unit rumah untuk para jamaah, alumni, serta beberapa komunitas seperti Komunitas Ikatan Penyehat Tradisional dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi. Penandatanganan kerja sama pembangunan 1.000 rumah itu digelar di Aula Ponpes Dzikir Al-Fath, Sabtu (30/3/2019). 

banner 720x90

Pada penandatanganan perjanjian itu tampak hadir tuan rumah pimpinan ponpes Al-Fath, KHM. Fajar Laksana; Presiden Komisaris Nasari Grup, Sahala Panggabean; Direktur Utama Nasari Syariah; Frans Meroga Panggabean; Ketua Ikatan Penyehat Tradisional, Tabid Ishak; dan Ketua PWI Kota Sukabumi, Abu Hanifah Nasution.

Pembangunan rumah tersebut digulirkan di bawah Propaja (Program Perumahan Alumni dan Jamaah Al-Fath). Para calon pemilik rumah tidak perlu menyediakan uang muka dan diberi subsidi untuk biaya legalitas sebesar Rp10 juta. 

“Program ini diarahkan untuk mendukung kepemilikan rumah tanpa uang muka dan biaya administrasi. Kami akan membantu akses ke perbankan dalam mendapatkan rumah tersebut,” kata Fajar setelah penandatanganan perjanjian.

Di lingkungan perumahan yang diberi nama Viyasa Indah Pakuan Al-Fath yang berlokasi di Pakuan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi itu juga akan dibangun pondok pesantren. 

“Kami akan membina para santri untuk memiliki usaha yang dibantu dibantu oleh bank syariah dalam permodalan kerja di setiap rumah. Dari usahanya itu, para santri maupun jamaah bisa menyicil rumah,” tutur dia. 

banner 720x90

Perumahan Viyasa Indah Pakuan Al-Fath dibangun di atas lahan dengan luas 18 hektare. Lokasinya sangat strategis karena tidak jauh dari jalur jalan tol dan rel kereta api. 

Sementara itu Ketua PWI Kota Sukabumi, Abu Hanifah Nasution menyambut baik kerja sama tersebut. Program perumahan ini terbuka bagi semua wartawan, tidak hanya anggota PWI. Ada alokasi 40 unit untuk wartawan. Para insan pers yang dapat menjadi calon pemilik rumah di perumahan tersebut harus membuktikan memiliki karya, bukan wartawan yang tidak pernah berkarya.

Di tempat yang sama Sahala Panggabean menambahkan, pembangunan Perumahan Viyasa Indah Pakuan Al-Fath merupakan kerja sama yang prospektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal. Perusahaan yang dipimpinnya mengembangkan usaha koperasi simpan pinjam konvensional dan Koperasi Nasari Syariah serta perumahan.

“Kami akan membuat koperasi untuk mendukung usaha di perumahan ini. Koperasi ini akan sejalan dengan program santri entrepreneur,” ujar Sahala. (*)

Print Friendly, PDF & Email