Bupati Dukung Program Satu Desa Satu Hafiz Quran

oleh -
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami ikut mewisuda para penghafal Al-Quran di Pesantren Darul Huffazh Al-Matin.

Wartawan Usep Mulyana

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mendukung program Satu Desa Satu Hafiz Quran seperti dicanangkan oleh Pemprov Jabar. Dia dan jajaran Pemkab Sukabumi akan mendorong masyarakat untuk mendukung dan mewujudkan program tersebut sehingga di wilayah Kabupaten Sukabumi di setiap desa paling sedikit terdapat satu warga yang hafal Al-Quran.

banner 970x90

Pernyataan bupati itu disampaikan saat menghadiri Tasyakur Milad XI Ma’had dan Haflah Khotmil Quran di Yayasan Al-Ma’hadul Mubarok Darul Huffazh Al-Matin di Perumahan Vila Adiprima, Desa Langensari, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Minggu (29/9/2019). 

“Mudah-mudahan setiap desa punya seorang hafiz Quran sesuai dengan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sejak 2005, Kabupaten Sukabumi telah memiliki program Maghrib Mengaji juga termasuk program pengajian di kalangan ASN,” ujar Marwan.

Di tempat kegiatan wisuda penghafal Al-Quran itu tampak hadir Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, sejumlah pejabat daerah, juga Pimpinan Ponpes Darul Huffazh Al-Matin, KH. Maftuhin Akhmad Al Hafiz selaku tuan rumah. 

Bupati juga mengingatkan, perkembangan teknologi yang semakin canggih memberikan kemudahan akses informasi dan komunikasi bagi masyarakat. Karenanya semua kalangan harus mengadaptasi serta mengantisipasi segala dampak yang ditimbulkan dari kemajuan tersebut. 

“Kita yakin dengan Al-Quran, para penghafal Al-Quran dapat menghadapi kemajuan zaman dan persaingan global. Mudah-mudahan anak-anak yang diwisuda dapat mewarnai, mengajak, dan memotivasi teman-teman sebayanya untuk menjadi penghafal Al-Quran,” tutur Marwan. 

Pada kegiatan itu digelar wisuda untuk 80 hafiz dan hafizoh Angkatan XII dengan kategori penghafal Al-Quran 30 juz, 20 juz, dan 10 juz. Wagub Jabar dan bupati ikut serta mengalungkan tanda kelulusan dan sertifikat kepada para santri yang diwisuda.

Di tempat yang sama  Wagub Uu mengucapkan terima kasih kepada Ponpes Darul Huffazh Al-Matin dan Bupati Sukabumi yang telah membantu program Satu Desa Satu Hafiz untuk mewujudkan visi  Jabar Juara Lahir Batin. 

“Pemerintah provinsi akan memulai program Satu Desa Satu Hafiz mulai tahun 2020,  tetapi pesantren sudah memulai lebih dulu melaksanakannya. Hal ini berarti pesantren telah membantu kami dalam akselerasi pencapaian visi misi Jawa Barat,” ujar wagub. 

Sementara itu selaku pimpinan Pesantren Darul Huffazh Al-Matin, KH. Maftuhin menjelaskan, selama 11 tahun, dia dan para ustadz dan pengasuh pesantren telah mengalami banyak suka dan duka untuk melahirkan para penghafal Al-Quran.

“Tapi berkah dari doa kami dan doa dari orang tua kami yang dua-duanya masih ada, kami termotivasi untuk terus mengabdi. Alhamdulillah kehadiran Bapak Bupati dan Bapak Wakil Gubernur memberikan dukungan kepada kami. Kami merasa bangga karena diakui keberadaannya di Sukabumi,” ujar Maftuhin. (*)

Print Friendly, PDF & Email