Camat Caringin Tegaskan, Panitia Pilkades Menjaga Netralitas

oleh -
Sosialisasi Pilkades Sukamulya dihadiri para pejabat desa dan kecamatan, dari kanan ke kiri Heri Saputra (Ketua BPD), Anwari (Camat Caringin), Ade Setiawan (Pjs Kades Sukamulya), Brigpol Chandra Mardiansyah Sumardi (Bhabinkamtibmas), dan Asep Syamsul Munawar (Ketua Panitia Pilkades).

Wartawan Usep Mulyana

Penentu sukses atau tidaknya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)  sangat tergantung pada netralitas panitia. Karena itu Panitia Pilkades harus bisa menjaga netralitas selama menjalankan tugasnya.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Camat Caringin, Anwari saat menyampaikan pidato pada acara sosialisasi Pilkades Sukamulya di Aula Desa Sukamulya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/8/2019). Panitia Pilkades, ujar Anwari, harus berdiri di tengah-tengah dan tidak boleh berpihak kepada salah satu calon.

“Jika panitia memihak salah satu calon, hal itu dapat menimbulkan kerawanan munculnya guagatan dan mencederai nilai-nilai demokrasi,” kata Anwari.

Selain harus netral, lanjut dia, panitia juga  harus bekerja keras menyisir setiap wilayah untuk memvalidasi data pemilih, terlebih untuk mengetahui pemilih pemula yang pada hari H Pilkades serentak 17 November nanti genap berumur 17 tahun.

“Salah satu unsur penting dalam Pilkades serentak nanti adalah partisipasi pemilih pemula. Karena merekalah pemegang tongkat estafet kepemimpinan di masa mendatang,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Anwari juga menyoroti syarat menjadi seorang calon kepala desa. Syarat pendidikan minimal SLTP atau sederajat, calon juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi. “Calon kades mesti taat dan setia kepada Pancasila dan UUD 1945,” tuturnya.

Berkaitan dengan domisili calon kades, kata camat yang lahir di Ambarawa itu, aturan sekarang membolehkan seseorang mencalonkan di luar wilayah desanya. “Perda Nomor 19 Tahun 2014 sudah dicabut. Jadi bagi siapa pun boleh untuk mencalonkan di mana saja tanpa dibatasi wilayah,” katanya.

Dalam pemilihan tersebut, BPD menjadi benteng terakhir dalam proses pengawasan jalannya Pilkades serentak, tambah Anwari.

Sementara itu Pjs Kades Sukamulya, Ade Setiawan menambahkan, sosialisasi yang digelarnya merupakan forum untuk menyampaikan informasi seputar Pilkades kepada warga Desa Sukamulya.

“Tujuannya supaya warga mengetahui jika Desa Sukamulya akan memilih pemimpin yang baru untuk periode 2019-2025,” katanya.

Ditemui di tempat yang sama, Ketua Panitia Pilkades Sukamulya, Asep Syamsul Munawar menjelaskan, jumlah pemilih sementara sebanyak 3.600 orang. Jumlah ini bisa berubah sesuai hasil tahap validasi data yang sampai sekarang masih berlangsung. Asep dan jajarannya akan serius menyasar pemilih pemula. (*)

Print Friendly, PDF & Email