Pengambilan Sumpah Anggota DPRD Dihadiri 500 Undangan

oleh -
Harlina Mulyawati

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan 35 anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2019-2024 akan dihadiri sekitar 500 undangan. Karena itu, Sekretariat DPRD Kota Sukabumi sebagai panitia menetapkan Gedung Anton Soedjarwo Setukpa Lemdikpol Sukabumi sebagai tempat kegiatan agar semua undangan bisa menyaksikan langsung pengambilan sumpah jabatan para wakil rakyat tersebut.

banner 970x90

“Para undangan berasal dari Forkopimda, kepala perangkat daerah, BUMN, BUMD, dan perwakilan Sekretariat se-Jawa Barat. Selain itu dari kalangan keluarga dengan jumlah maksimal 8 orang untuk setiap caleg terpilih,” kata Kabag Umum dan Kepegawaian pada Sekretariat DPRD Kota Sukabumi,  Harlina Mulyawati kepada wartawan, Kamis (29/8/2019).

Kegiatan tersebut akan digelar pada Senin (3/9/2019). Panitianya terdiri dari unsur Sekretariat DPRD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan,  BPBD,  Kepolisian, TNI,  dan Kesbang.  

“Tempat kegiatan tidak dapat dipaksakan di Gedung DPRD Kota Sukabumi karena kapasitasnya maksimal 300 orang. Pengambilan sumpah anggota DPRD Kota Sukabumi periode 2014-2019 juga diselenggarakan di Setukpa,” ujar Harlina.

Di luar ruangan, panitia menyediakan fasilitas tenda yang dilengkapi TV layar lebar untuk tamu yang tidak kebagian kursi di dalam.  Pengambilan sumpah anggota DPRD Kota Sukabumi hasil Pemilu 2019 itu dilangsungkan dalam rapat paripurna DPRD periode 2014-2019 yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Kota Sukabumi.

Pada rapat paripurna itu akan dibacakan  Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang pengangkatan dan pemberhentian pimpinan dan anggota DPRD Kota Sukabumi oleh petugas dari Sekretariat DPRD Kota Sukabumi.

“Alhamdulillah sampai sejauh ini jajaran panitia tidak menemui kendala yang berarti,” ujar Harlina.

Panitia juga menyediakan akses khusus untuk keperluan peliputan para wartawan. Karena keterbatasan ruangan dan mengingat acara harus berlangsung khidmat, panitia akan membatasi media yang bisa masuk ke ruangan untuk pengambilan gambar atau video.

“Ada area khusus untuk media dan mereka bisa masuk secara bergiliran. Kami juga akan mempersiapkan area khusus untuk konferensi pers setelah acara,” jelas Harlina. (*)

Print Friendly, PDF & Email