Disnaker Dorong TKM Menjahit di Pasanggrahan Siap Bersaing

oleh -
Duduk dari kiri ke.kanan Dadang Tapiana (Kasi Perluasan Tenaga Kerja), Lina Evelin Marlina (Sekdis Nakertrans), Irman Setiadi Rahman (Kades Pasanggrahan), perwakilan dari Kantor Kecamatan Sagaranten, dan dan pendamping kegiatan.

Wartawan Usep Mulyana

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mendorong para tenaga kerja mandiri (TKM) menjahit untuk berani tampil menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif. Dengan keberanian tersebut, TKM menjahit bisa meraih kesuksesan dan kemajuan.

banner 970x90

Dorongan itu disampaikan Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Lina Evelin Marlina saat membuka acara   pembekalan teknis bagi calon wirausahawan baru di bidang menjahit bertempat di Aula Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kamis (29/8/2019).

Untuk menjadi wirausahawan baru yang sukses, kata Evelin, tentulah tidak mudah karena membutuhkan kerja keras yang didukung oleh kematangan skill dan alat penunjang seperti mesin.  

“Jangan bermimpi ingin sukses tapi tidak mau bekerja keras. Apalagi hanya menunggu sebuah keajaiban,” katanya.

Melalui program dari Kemnaker RI yang difasilitasi Disnakertrans Kabupaten Sukabumi,  lanjut dia, jajarannya terus menggali potensi dan pengembangan skill yang ada dimasyarakat menjadi sesuatu yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Pembekalan ini bukan ajang untuk sekedar kumpul-kumpul, tapi harus dijadikan tempat membuka wawasan dan berfikir  tentang kewirausahaan yang muaranya nanti pada peningkatan kesejahteraan dan ekonomi keluarga,” tutur Evelin.

Sementara itu Kepala Desa Pasanggrahan, Iman Setiadi Rahman alias Kucom menyambut baik diselenggarakannya kegiatan pembekalan tersebut di desanya. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menyerap enaga kerja dan memberikan kontribusi pada upaya pengentasan kemiskinan.

“Angkatan kerja yang belum terserap dapat kita alihkan ke sektor usaha kecil menengah seperti program yang digagas oleh Kemnaker RI melalui Disnakertrans ini,” ujar Kucom. (*)

Print Friendly, PDF & Email