Destinasi Wisata Religius Gunungbentang Makin Eksis

oleh -
Gunungbentang telah menjadi ikon wisata religius di kawasan Pajampangan.

Wartawan Mulyono G

Kehadiran destinasi wisata religius Gunungbentang di kawasan Pajampangan semakin meramaikan khasanah pariwisata pegunungan di Kabupaten Sukabumi. Objek wisata yang terletak di Kampung Ciketa, Desa Gunungbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi ini menyajikan keindahan alam pegunungan dan tempat ziarah yang memberikan sentuhan religius.

Dari waktu ke waktu, destinasi wisata ini terus berkembang. Jumlah pengunjungnya tidak pernah surut yang berdatangan dari berbagai desa yang ada di Sagaranten dan kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Sukabumi. Bahkan tidak jarang datang pula pengunjung dari luar daerah seperti Kota Sukabumi, Cianjur, dan Bogor. Sesekali hadir pula wisatawan mancanegara.  

“Saya sering berkunjung ke sini karena pemandangannya indah. Ketika berada di puncak, kita bisa melihat hamparan perkampungan di bawah. Suasana lingkungannya juga mendorong kita untuk mensyukuri keindahan alam yang diberikan oleh Allah SWT,” kata Siti Aisah, warga Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi yang ditemui di objek wisata Gunungbentang awal pekan ini.

Kelebihan dari objek wisata Gunungbentang, dari puncak gunung, pengunjung bisa melihat hamparan permukiman ke arah delapan penjuru angin. View-nya lepas hingga ke kawasan Pajampangan di wilayah Kabupaten Cianjur. Di puncak gunung, pengunjung dapat menyadari kebesaran Sang Maha Pencipta yang membuat kreasi alam gunung, daratan, Bumi, dan langit.

Di objek wisata Gunungbentang juga terdapat banyak situs peninggalan masa lalu. Di salah satu situs, pengunjung bisa berdoa sambil bertafakur dan bermunajat kepada Allah SWT untuk keselamatan dunia dan akhirat. Juru kunci di Gunungbentang selalu siap dan sigap untuk memfasilitasi kebutuhan pengunjung yang ingin memanjatkan doa di sana.

Untuk sampai di lokasi Gunungbentang, wisawatan harus menempuh perjalanan menyusuri jalan setapak dikelilingi perbukitan. Sebagian dari ruas jalan yang ditempuh itu masih dalam proses pengerasan. Setelah sampai di bawah puncak Gunungbentang, wisatawan harus mendaki jalur bukit untuk tiba di atas.

Pemandangan yang menyegarkan mata menuju lokasi Gunungbentang.  

Jalan bukit yang harus dilalui lumayan terjal sehingga cukup memeras keringat, bagus untuk olahraga. Namun kelelahan saat berjalan menuju puncak sedikit terobati dengan angin yang terus-menerus bertiup dalam kecepatan semilir dan sepoi-sepoi.  

“Ketika tiba di puncak, rasanya kita sudah dekat dengan langit. Semua rasa lelah hilang seketika,” ungkap Aisah.

Taman wisata religius Gunungbentang terletak di lahan yang dikelola  Perhutani. Pihak Perhutani memberikan izin kepada pengelola untuk menjalankan pengelolaan tempat wisata religius tersebut. Harapan warga, Pemkab Sukabumi membangun fasilitas yang dapat menunjang pengembangan objek wisata Gunungbentang seperti jalan, pembuatan taman, MCK, dan sarana pariwisata. (*)

Print Friendly, PDF & Email