SMK Langlang Buana Sukabumi Gelar Latsar Kepemimpinan Siswa

oleh -
Para peserta Latsar Kepemimpinan SMK Langlang Buana Sukabumi mengikuti pelajaran di dalam kelas. Mereka juga menyelesaikan pelatihan yang diselenggarakan di luar kelas.

Wartawan AEP SAEPUDIN

SMK Langlang Buana Sukabumi (LBS) menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama dua hari dari Sabtu (28/9/2019) dan Minggu (29/9/2019). Kegiatan LDKS tersebut dipusatkan di Kompleks Yayasan Cahya Ning Galih yang menaungi SMK LBS di Kampung Cisande RT 05 RW 02 Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

“Selama dua hari, para siswa dibekali pengetahuan tentang kepemimpinan dan manajemen berorganisasi,” kata Ustadz Endin, S.Pd. selaku Ketua Yayasan Cahya Ning Galih di tempat LDKS, Sabtu.

Melalui LDKS, ujar Endin, para siswa digembleng jiwa kepemimpinannya untuk diterapkan di sekolah dan di masyarakat. Para peserta LDKS juga ditempa pengetahuan dan jiwa tanggung jawabnya. Mereka diarahkan untuk memahami seluk-beluk kepemimpinan dan tata cara berorganisasi agar lebih siap menjadi pemimpin sejak usia remaja.  

“Pada siang hari para peserta diberi materi dan pengarahan-pengarahan di dalam kelas. Nanti malam mereka akan mengikuti latihan lanjutan yang salah satunya api ungun di lapangan terbuka,” jelas dia.

Para peserta LDKS tampak serius mengikuti materi latsar yang disampaikan para narasumber di dalam kelas. Mereka aktif mengikuti pelajaran, baik menyimak materi maupun mengajukan pertanyaan.  

“Kami selalu ingin memberikan yang terbaik bagi para siswa kami. Kegiatan LDKS ini merupakan salah satu cara untuk membentuk para siswa agar mereka siap menjadi pemimpin di lingkungannya,” tutur Endin.

Dia mengharapkan, tujuan dari kegiatan tersebut dapat tercapai yaitu lahirnya para pelajar yang memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk memimpin. Adapun tujuan dari LDKS tersebut antara lain menanamkan sikap kepemimpinan yang baik,  menambah wawasan berorganisasi,  menumbuhkan sikap mandiri, dan membentuk siswa yang memiliki rasa tanggung jawab.

“Semuanya itu harus ditanamkan sejak dini kepada para siswa agar mereka bisa menjadi siswa yang berprestasi dan berakhlak mulia,” kata Endin. (*)  

Print Friendly, PDF & Email