Pemda Membutuhkan Peran Masyarakat dalam Pemberdayaan Sosial

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menerima rombongan Yayasan Sehati Gerak Bersama yang giat dalam pemberdayaan sosial.

Wartawan Usep Mulyana

Pemda membutuhkan masyarakat untuk berperan serta dalam program pemberdayaan sosial. Sebab pemda tidak mungkin dapat menjalankan semua program pemberdayaan sosial untuk mengcover semua permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Kehadiran komunitas-komunitas masyarakat dalam pemberdayaan sosial dapat meringankan beban pemda.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami ketika menerima rombongan relawan dari Yayasan Sehati Gerak Bersama di Pendopo Sukabumi, Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Jumat (27/9/2019). Permasalahan-permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat, kata bupati, harus ditanggulangi bersama oleh pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami yakin Yayasan Sehati Gerak Bersama dapat membuat program yang sinergis dan sinkron dengan program perangkat daerah sehingga bisa membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah-masalah sosial,” ujar bupati.

Pemkab Sukabumi, lanjut Marwan, akan selalu  mensupport program dari Sehati Gerak Bersama atau pihak manapun yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam pemberdayaan sosial.  Bupati mengimbau para penggiat sosial untuk menggulirkan program-program pemberdayaan sosial ke tengah masyarakat.

Sementara itu di tempat yang sama, mewakili Yayasan Sehati Gerak Bersama, Andi Kurniawan mengatakan, yayasan yang didirikan dan dikelola dengan rekan-rekannya bertujuan untuk memberdayakan potensi yang ada di tengah masyarakat. Yayasan ini sesuai dengan visi dan misinya selalu mengupayakan kesejahteraan masyarakat.  

“Kami juga mendukung pemerintah dalam menangani permasalahan sosial, agama,  dan pendidikan,” tuturnya.  

Dari kiprahnya selama ini, lanjut Andi, yayasan tersebut telah memberdayakan anak-anak yatim, kaum dhuafa, dan anak jalanan untuk menyelesaikan pendidikannya. Beberapa anak yang diberdayakan Yayasan Sehati Gerak Bersama dapat menjadi tahfiz Al-Quran.

“Kegiatan inti kami  berbagi dan menginvestigasi permasalahan sosial di masyarakat serta mengedukasi warga agar lebih peduli dan memiliki tanggung jawab terhadap sesama dan lingkungannya,” kata dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email