Kelurahan Karamat Gelar Bimtek Pengelolaan Sampah

oleh -
Lurah Karamat, Heri Purnomo (paling kiri) bersama Kabid Pelayanan Kebersihan DLH Kota Sukabumi, Endah Aruni (kedua dari kanan) pada kegiatan bimtek pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Kantor Kelurahan Karamat,  Kecamatan Gunungpuyuh,  Kota Sukabumi menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan sampah berbasis masyarakat bertempat di Hotel Balcony, Rabu (28/8/2019). Untuk menggelar kegiatan tersebut, Kelurahan Karamat menyediakan anggaran dari Dana Kelurahan (DK).

banner 970x90

“Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda yang terdiri dari empat kegiatan yang dibiayai Dana Kelurahan,” kata Lurah Karamat,  Heri Purnomo ketika ditemui di tempat kegiatan.

Dana yang disediakan, ujar dia, dialokasikan untuk kegiatan bimtek dan penyediaan sarana prasarana. Sampai sekarang, wilayah Kelurahan Karamat masih darurat sampah sehingga perlu pengembangan program pengelolaan sampah berbasis masyarakat. 

“TPA yang ada di Cikundul kini kondisinya sudah over limit. Masyarakat harus memiliki kesadaran dalam pengelolaan sampah untuk mengurangi beban TPA Cikundul. Jadi, kegiatan ini memiliki arti penting dalam menumbuhkan kesadaran dalam pengelolaan sampah,” ujar Heri.

Harapan dia, output dari kegiatan ini, masyarakat memiliki motivasi dan keinginan dalam mengelola sampah secara mandiri. Sebelum membuang sampah, warga terbiasa memilah sampah organik dan sampah anorganik. Warga juga bisa menjadikan jenis-jenis sampah tertentu sebagai benda bernilai ekonomi.

Dirinya juga akan membentuk kelompok masyarakat untuk mengelola sampah sebagai hasil studi banding ke Garut.  Saat ini Heri masih mencari lahan milik warga untuk dijadikan  tempat pengelolaan sampah seperti TPS3R. Dalam upanya itu, kata dia, Kelurahan Karamat mendapat support penuh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi.  

Para peserta pelatihan yang hadir berasal dari unsur pengurus RT, RW, kelompok masyarakat, PKK,  Posyandu, dan Karang Taruna. Di Kelurahan Karamat telah ada inovasi dari Karang Taruna menyangkut pengelolaan sampah dan botol plastik.

“Ke depan kami akan membuat bank sampah kecil-kecilan. Dari hasil pemilahan sampah, warga bisa menyisihkan uang untuk membayar PBB, token listrik, atau membayar rekening air bersih. 

Di tempat kegiatan bimtek tampak hadir para pejabat DLH Kota Sukabumi, salah satunya Kabid Pelayanan Kebersihan, Endah Aruni yang tampil sebagai narasumber. (*)

Print Friendly, PDF & Email