11 Profesi Kesehatan Gelar Seminar Bersama

oleh -
Ketua panitia penyelenggara seminar profesi kesehatan, H. Masykur Alawi memberikan keterangan seputar tujuan dan latar belakang kegiatan yang digelarnya.

Wartawan Aep Saepudin

Sebanyak 11 organisasi profesi di bidang kesehatan di Kabupaten Sukabumi menggelar seminar bersama untuk membahas peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Para peserta seminar gabungan organisasi profesi kesehatan itu juga mengupas persoalan hukum yang terkait dengan pelayanan kesehatan.

banner 970x90

“Seminar gabungan seperti ini pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Sukabumi. Biasanya profesi bidang kesehatan mengadakan seminar sendiri-sendiri secara terpisah,” kata Ketua Panitia, H. Masykur Alawi setelah pmbukaan seminar oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami di ballroum Hotel Augusta, Jalan Raya Cikukulu, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (27/7/2019).

Masykur yang sehari-hari menjabat Ketua PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kabupaten Sukabumi menambahkan, kegiatan yang digelarnya termasuk kegiatan yang istimewa dan luar biasa. Seminar tersebut mengambil tema ‘aspek hukum  pendelegasian kewenangan dalam pelayanan kesehatan’.

Melalui seminar ini, ujar Masykur, para peserta dari 11 organisasi profesi kesehatan berupaya untuk menyamakan persepsi tentang upaya-upaya meningkatkan mutu pelayanan  kesehatan. Saat melayani masyarakat, para pelaku profesi kesehatan tidak bisa bekerja sendiri-sendiri secara terpisah.

“Di lapangan, semua profesi kesehatan harus bekerja dalam bentuk tim, saling menunjang dan bahu-membahu. Karena itu kami harus menyamakan persepsi,” tuturnya. 

Selain PPNI, organisasi profesi kesehatan yang menjadi peserta seminar gabungan tersebut terdiri dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia),  IBI (Ikatan Bidan Indonesia), IAI (Ikatan Apoteker Indonesia),  dan PTGMI (Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia). 

Selanjutnya PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia),  Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia),  HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia), PATELKI (Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia), dan Asklin (Asosiasi Klinik Indonesia).

“Muara dari seminar ini adalah mewujudkan keinginan meningkatkan pelayanan kesehatan agar semakin optimal dan profesional. Di samping itu kami ingin meningkatkan kerja sama dan sinergitas lintas profesi kesehatan,” ujar Masykur.

Pada seminar itu tampak para pejabat kesehatan, setda, dan pejabat wilayah seperti Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, H. Didi Supardi; Sekretaris Dinkes,  Harun Al-rasyid, Kabid Pelayanan Kesehatan, H. Asep Suherman; Kabag Hukum Setda, Boyke Martadinata; dan Camat Cicantayan, Sendi Apriliadi. (*)

Print Friendly, PDF & Email