Bengkel Sepatu Maman Utamakan Kualitas dan Kepuasan Pelanggan

oleh -
Dengan tekun serta penuh kecermatan dan pengabdian, Nurjen mengerjakan sepatu pesanan pelanggannya.

Wartawan Usep Mulyana

Kios sepatu milik Maman di Jalan Cibaraja Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi tidak asing lagi bagi warga yang sering melintas ke tampat UKM tersebut. Apalagi, kios sepatu milik Maman, warga Kampung Kebon Danas Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi itu terkenal karena mutu barang dan pelayanannya yang selalu memuaskan para pelanggan.

banner 970x90

“Kami sangat hati-hati dalam memilih bahan untuk pembuatan sepatu pesanan para pelanggan baru dan lama. Kami pilih bahan kulit sapi asli dan kulit sintetis berkualitas tinggi,” kata Nurjen (57), pengelola dan penanggung jawab produksi Kios Sepatu Maman kepada wartawan, Ahad (28/6/2020).

Untuk memenuhi pesanan sepatu berbahan dasar kulit  sapi tulen, Nurjen harus mencari bahannya ke Bandung atau Garut. Kualitas kulit sapi dari Bandung dan Garut tetap paling jempolan dibandingkan kulit sapi daerah lain.

“Selain itu ada kelebihan lain dari kulit sapi asal dua daerah itu yakni harganya masih tergolong murah,” jelas Nurjen.

Sebenarnya, ujar Nurjen, bahan terbaik untuk sepatu adalah jenis kalep yang berasal dari kulit anak sapi yang masih di dalam kandungan induknya. Untuk mendapatkan jenis kulit kalep ibarat mencai jarum di tengah tumpukan jerami karena sulitnya.

Kios Maman memproduksi sepatunya secara manual dengan tangan kosong yang hanya dibantu pisau dan mesin jahit sederhana. Dia memberikan garansi, sepatu buatan tangan lebih kuat  dan tahan lama. Namun untuk kerapihan, sepatu bikinan mesin lebih unggul.

“Intinya kedua cara pembuatan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing,” kata Nurjen.

Dalam sehari, Kios Sepatu Maman, bisa memproduksi 10 pasang sepatu. Untuk sepatu kulit jenis pantofel atau sepatu resmi, kios ini menjual dengan harga di antara Rp300 ribu hingga Rp400 ribu perpasang.

Sementara untuk sepatu kulit standar TNI/Polri, Nurjen dan partnernya Maman  melepas ke pembeli dengan harga antara Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Adapun sepatu berbahan dasar sintetis seperti sepatu sport dihargai sebesar Rp150 ribu sampai Rp200 ribu. Semuanya untuk pembelian cash.  

“Saya dan Kang Maman telah 15 tahun menjalankan usaha pembuatan dan penjualan sepatu ini. Kami akan terus menjaga kepercayaan pelanggan dengan selalu menjaga kualitas barang,” tutur Nurjen. (*)  

Aneka sepatu produksi Kios Sepatu Kang Maman.

Print Friendly, PDF & Email