Sekda Dilantik, Wali Kota Minta Pejabat Bantu Mencapai Visi Misi

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi memandu pembacaan sumpah jabatan ketika melantik Dida Sembada sebagai Sekda Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Sukabumi diyakini Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi dapat mempercepat pencapaian visi misi pembangunan. Hal itu disampaikan Fahmi setelah acara pelantikan Dida Sembada sebagai sekda dan pejabat lainnya di Gedung Juang 45, Jumat (28/6/2019) pagi.

banner 970x90

“Mudah-mudahan dengan personel baru yang ada, kami bisa bisa semakin mampu mempercepat proses pencapaian target visi dan misi,” kata Fahmi dalam wawancara cegat seusai pelantikan. 

Keyakinan wali kota itu berangkat dari keharusan para pejabat untuk  menandatangani kerja sama dengan kepala daerah selaku PPK/Pejabat Pembuat Komitmen dalam kesepakatan Tapkin (Penetapan Kinerja). Tapkin, kata Fahmi, memuat janji-janji para pejabat kepada kepala daerah.

“Apabila kinerja mereka tidak sesuai dengan Tapkin, pasti ada sanksinya. Kinerja para pejabat yang dilantik akan dievaluasi terus-menerus. Karena itu kami yakin, para pejabat yang dilantik akan tunduk pada kesepakatan tersebut,” tegas Fahmi.

Penetapan para pejabat yang dilantik, ujar dia, dilakukan melalui proses open bidding atau lelang jabatan terbuka berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2015 tentang ASN dan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. 

Sebelum dilantik, para pejabat tersebut telah melewati berbagai seleksi yang dilakukan oleh tim khusus. Wali kota juga memperhatikan persetujuan dan rekomendasi-rekomendasi dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara). Dalam pemilihan sekda, kepala daerah memilih satu dari tiga nama yang direkomendasikan tim seleksi berdasarkan ketentuan dan aturan yang berlaku. 

“Begitu juga Dirut PDAM yang terpilih merupakan hasil penyeleksian oleh tim seleksi. Dia terpilih karena memang yang terbaik,” tutur Fahmi. 

Di sisi lain, Fahmi mengakui adanya keterlambatan dalam pengisian jabatan yang kosong di beberapa SKPD. Menurutnya, hal itu terjadi karena mekanisme kepegawaian untuk seleksi pejabat disertai persyaratan yang luar biasa ketat. Dengan demikian, kepala daerah mengalami kesulitan untuk mempercepat penempatan pegawai atau pejabat.

“Jabatan-jabatan yang masih kosong, kami ajukan untuk diisi oleh para calon pejabat yang memenuhi syarat. Setelah ada persetujuan, baru kita tetapkan dan lantik pejabatnya,” ujar dia.

Pelantikan sekda dan para pejabat tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Andri Setiawan Hamami; Kepala Kejari Kota Sukabumi, Ganora Zarina; dan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP. Susatyo Purnomo Condro. 

Dida dilantik bersama 48 pejabat yang menempati posisi eselon II, Dirut PDAM, 40 kepala SD, dan 3 pejabat fungsional. Mereka yang dilantik antara lain H. Cecep Mansur yang menjabat Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan,  Didin Syarifudin sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Hj. Rita Fitrianingsih sebagai Kepala Dinas Sosial.

Selanjutnya Hj. Nuraeni Komarudin dilantik menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk,  Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPPPAPM) dan Abdul Kholik Fajdawani sebagai Dirut PDAM. (*)

Print Friendly, PDF & Email