DPD Partai Nasdem Persoalkan Dugaan Kecurangan ke Bawaslu

oleh -
Tim IT bersama Sekretaris Bappilu DPD Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi, Tateng S. Salimi mendiskusikan data untuk bukti laporan dugaan terjadinya penggelembungan suara bagi partai lain yang merugikan Partai Nasdem.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Sukabumi melaporkan kecurangan dalam penghitungan suara Pemilu 2019 berupa penggelembungan suara kepada partai lain ke Bawaslu setempat. Dalam laporannya, tim dari partai yang didirikan oleh pengusaha media Surya Paloh itu menyertakan sjumlah bukti terjadinya pengurangan suara untuk Partai Nasdem.

banner 970x90

“Dugaan penggelembungan suara bagi partai lain dan pengurangan suara bagi partai kami diketahui setelah rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Dapil IV,” kata Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi Divisi Advokasi Hukum dan HAM, Amal Mukhammad Mirza ketika dihubungi wartawan, Minggu (28/4/2019).

Penggelembungan suara itu sangat merugikan Partai Nasdem. Karena suara Partai Nasdem menjadi berkurang setelah berpindah ke partai lain. Kejadian seperti ini, ujar Amal, juga dialami oleh sejumlah partai lainnya.

Karena itu, DPD dan Tim IT Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi melaporkannya ke Bawaslu Kabupaten Sukabumi pada Kamis (25/4/2019) malam. Harapan Amal, laporan yang disampaikan pihaknya segera ditindaklanjuti oleh Bawaslu.

“Kami mendesak Bawaslu untuk segera turun tangan menyelidiki bukti-bukti dari laporan yang kami sampaikan. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya mewujudkan Pemilu yang berkualitas dan berintegritas,” kata Amal.

Sekretaris Bappilu DPD Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi, Tateng S. Salimi menambahkan, dugaan penyimpangan penggelembungan atau penghilangan suara yang dilaporkan pihaknya harus diusut tuntas. Pihaknya melampirkan berbagai bukti  perolehan suara berdasarkan Form C1 Plano untuk memudahkan Bawaslu dalam menjalankan tugasnya.

“Pelaporan adanya tindak pidana pemilu tersebut dilengkapi dengan bukti-bukti komplit. Bukti yang kami temukan menunjukkan, suara yang dialihkan ke partai lain jumlahnya cukup fantastis,” kata Tateng.

Namun dia tidak mau menyabut pihak atau oknum yang bertanggung jawab atas pengurangan suara untuk Partai Nasdem tersebut. Sebab, katanya, hal itu merupakan kewenangan Bawaslu untuk menelitinya. Yang jelas, pihaknya menyampaikan laporan yang sebenar-benarnya disertai bukti yang valid.

Tateng juga menandaskan, jika laporan itu tidak ditindaklanjuti, Partai Nasdem Kabupaten Sukabumi akan melakukan aksi.

Menanggapi laporan dari Partai Nasdem, Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Harianto mengatakan, kesalahan dalam penghitungan suara mungkin saja terjadi. Dia dan jajarannya akan mengkaji dan mempelajari lebih jauh laporan yang disampaikan pengurus Partai Nasdem.

“Kami akan mengakomodir laporan dugaan terjadinya penggelembungan suara dari pengurus Partai Nasdem. Laporan akan dikaji terlebih dulu sebelum kami mengambil langkah dalam penanganannya,” kata Teguh. (*)

Print Friendly, PDF & Email