Didukung Dinkes, Warga Bapoy Gencarkan Fogging

oleh -
Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi melakukan pengasapan atau fogging untuk membasmi nyamuk DBD di Kampung Babakan Pamoyanan RW 09 Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Herman

Warga Kampung Babakan Pamoyanan (Bapoy) RW 09 Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes menggelar gerakan fogging atau pengasapan untuk membasmi nyamuk Aedes aegipty dan saranngya di lingkungan permukiman warga, Minggu (28/4/2019). Dalam gerakan tersebut, warga mendapat dukungan alat dan tenaga dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

banner 720x90

Gerakan fogging dilancarkan setelah diketahui 8 orang warga Bapoy positif terjangkit demam berdarah dengue (DBD) yang dipicu oleh nyamuk Aedes aegipty. Petugas Dinkes yang diterjunkan ke Bapoy, Yopi mengatakan, fogging sebagai bentuk tindak pencegahan wabah DBD agar tidak meluas ke daerah lain.

“Tugas kami untuk memastikan tidak ada lagi jentik nyamuk demam berdarah yang berkembang biak dan hidup di tengah permukiman warga,” kata Yopi.

Fogging, lanjut dia, merupakan tindak pencegahan yang bersifat sementara. Langkah selanjutnya untuk mengusir nyamuk dan menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab semua pihak termasuk warga masyarakat. Faktor kebersihan, ujarnya, menjadi kata kunci dalam penanggulangan wabah DBD.

“Kalau tidak ingin diserang demam berdarah, lingkungan tempat tinggal harus selalu dalam keadaan bersih,” tambahnya.

Di samping itu, ujar Yopi, warga harus melaksanakan semboyan 3M yakni menguras, menutup tempat penyimpanan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai. Langkah 3M sangat efektif untuk mencegah datangnya nyamuk ke tengah penduduk. 

banner 720x90

Sementara itu Ketua RW 09 Bapoy, Surahman menyatakan dirinya menyambut baik langkah cepat pemerintah daerah yang langsung menggelar fogging untuk memutus mata rantai perkembangbiakan jentik nyamuk.  

“Atas nama warga, saya menghaturkan banyak terima kasih kepada pemda yang telah melakukan fogging di wilayah kami. Dengan adanya fogging, korban DBD di wilayah kami bisa dikurangi,” kata Surahman. (*)

Print Friendly, PDF & Email