Warga Cikaso Heboh, Ada Buaya Muncul di Hari Minggu Kliwon

oleh -
Warga Kampung Cikaso di Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi mengerumuni buaya liar yang tiba-tiba muncul di tepi sungai.

Wartawan Dicky Sopyan

Ketenangan warga Kampung Cikaso di Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi sedikit terusik. Suasana yang sedang tenang dan tenteram tiba-tiba dihebohkan dengan kemunculan buaya di tepi Sungai Cikaso, tidak jauh dari permukiman pada Minggu (27/10/2019).

Namun warga tidak mau berspekulasi secara klenik atas kemunculan reftil air bersisik tebal tersebut pada hari Minggu yang bertepatan dengan hari pasaran Kliwon. Tampaknya bagi mereka hitung-hitungan Minggu Kliwon berbasis paririmbon itu tidak urgen karena yang terpenting adalah menangkap buaya itu untuk mengembalikan ketenangan dan ketenteraman warga.

Maka setelah buaya itu muncul, warga pun membuat rancangan penangkapan dengan beberapa alternatif plan A, plan B, dan plan C. Mereka menyiapkan seutas tali plastik berkekuatan tinggi untuk menjerat buaya yang masuk ke teritorial tempat warga beraktivitas.

Seorang pemuda bernama Misbah (26)  tampil paling depan dan tampaknya dia paling berani dan bersemangat dalam penangkapan buaya tersebut. Keberanian Misbah mendorong warga lain untuk beramai-ramai terlibat dalam operasi penangkapan buaya.

Waktu hendak dijerat, buaya itu sempat meronta dan melawan untuk melepaskan diri dari jebakan tali. Dengan teknik penjebakan dan ilmu tali temali, warga berhasil menaklukkan sang buaya.  

“Kami harus menangkap buaya ini karena khawatir sewaktu-waktu  dia menyerang dan membahayakan warga. Di tempat buaya ini muncul, warga sering melakukan aktivitas seperti pengambilan pasir. Kami juga khawatir buaya menyerang  anak-anak yang sedang bermain dan berenang di tepi sungai,” jelas Misbah.

Buaya memang suka menyerang manusia tanpa mengenal jenis kelamin dan umur. Dilihat dari bentuk postur tubuhnya, ujar Misbah, buaya itu masih remaja. Panjangnya lebih dari 1 meter dengan berat sekitar 30 kilogram.

Untuk sementara buaya tersebut dirawat oleh warga setempat. Warga menduga, buaya kesasar itu dalam keadaan sakit, tapi tidak terlalu parah. (*)

Print Friendly, PDF & Email