Polisi-Mahasiswa Sukabumi Shalat Ghaib untuk Korban Demo Kendari

oleh -
Shalat ghaib yang diinisiasi oleh Polres Sukabumi Kota bersama para mahasiswa di Masjid Agung Kota Sukabumi untuk mendoakan arwah Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo yang meninggal dunia ketika sedang mengikuti unjuk rasa di Kendari.

Wartawan Iyus Pelita PWI

Puluhan anggota Polres Sukabumi Kota bersama-sama dengan mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat di Kota Sukabumi menggelar shalat ghaib di Masjid Agung Kota Sukabumi, Jumat (27/9/2019) pagi. Mereka mendirikan shalat tersebut untuk mendoakan keselamatan Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara yang tewas ketika sedang mengikuti aksi unjuk rasa.

banner 970x90

Shalat ghaib dipimpin oleh Ketua MUI Kota Sukabumi, KH. Fathullah Mansur sebagai imam. Di antara jamaah tampak Kapolres Sukabumi Kota AKBP, Wisnu Prabowo bersama Wakapolres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim serta sejumlah pejabat utama dan personel Polres Sukabumi Kota.

Selain itu terdapat rombongan mahasiswa antara lain dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sukabumi. Semuanya tampak khusyuk ketika sedang mendirikan shalat ghaib. Setelah selesai, KH Fathullah menyampaikan ceramah singkat yang diisi dengan doa untuk keselamatan almarhum Randi di alam kubur.

Seusai shalat, para mahasiswa dan polisi menggelar dialog di pelataran Masjid Agung. Mereka tampak akrab dan dialog yang mereka gelar dalam keadaan hangat dan cair.

“Kami dari Polres Sukabumi Kota melaksanakan shalat ghaib ini untuk mendoakan rekan kita yang mendapatkan musibah di Sulawesi Tenggara. Semoga arwah almarhum diterima di sisi Allah SWT,” kata AKBP Wisnu ketika wawancara doorstop dengan wartawan.

Sementara itu Ketua PMII Kota Sukabumi,  Isep mengungkapkan, dia dan rekan-rekannya mengapresiasi kegiatan shalat ghaib yang diinisiasi oleh Polres Sukabumi Kota itu.  Kegiatan tersebut sangat baik dan positif, karenanya dia mendukung dan ikut shalat berjamaah. (*)

Print Friendly, PDF & Email