Hotmik Jalan Bojong-Cimahi Lulus Uji Coba dengan Truk 8 Ton

oleh -
Lapisan hotmik pada ruang jalan Bojong-Cimahi telah melewati uji coba dengan truk besar seberat 8 ton.

Wartawan AEP SAEPUDIN 

Kualitas lapisan aspal hotmik pada jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Bojong Kecamatan Cikembar dengan Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi benar-benar dapat diandalkan. Jalur jalan ini lolos uji dengan dumptruck seberat 8 ton tanpa bekas jejak ban.

banner 970x90

“Dalam uji coba oleh tim kami terbukti kekuatan lapisan aspal Jalan Bojong-Cimahi tidak perlu diragukan. Coba kita lihat, tidak ada alur bekas ban truck yang melewati lapisan aspal tersebut,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar di lokasi uji coba, tepatnya di Kampung Sungapan, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kamis (26/9/2019).

Tidak tanggung-tanggung, uji coba dilakukan dengan 8 truk besar yang masing-masing beratnya 8 ton. Selama dan setelah uji coba, kedelapan truk itu tidak meninggalkan beka ban pada lapisan jalan.

Pada uji coba itu, truk-truk melewati lapisan hotmik yang baru saja dihamparkan dengan suhu sekitar 120 derajar celsius. Dikatakan Asep, setelah dingin, kekuatan aspal menjadi berkali-kali lipat dibandingkan kekuatan ketika masih panas.

“Berarti kekuatan hotmik ini sangat baik dan sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan pemerintah. Masyarakat menyaksikan uji coba tersebut dan dapat melihat kekuatan lapisan aspal yang dilewati truk besar,” ujar Asep.

Setelah pembangunannya selesai, lanjut dia, masyarakat dapat menikmati jalan yang mulus dan kuat. Asep mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga jalan yang sudah dibangun agar bisa kuat dan tahan lama. 

“Setiap hari kami melakukan pengawasan yang ketat terhadap pekerjaan tersebut agar hasilnya memuaskan. Uji coba ini termasuk bagian dari pengawasan untuk menjamin mutu dan kekuatan jalan,” tutur Asep. 

Pembangunan jalan yang menghubungkan dua wilayah kecamatan tersebut dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK)  2019 dengan  anggaran sebesar Rp7,9 miliar.  Panjang ruas jalan yang dihotmik mencapai 6.175 meter dan masa pengerjaan 180 hari kalender. Rekanan yang mengerjakannya adalah CV Demi Karya. Pada proyek ini termasuk di dalamnya pembuatan talud dan saluran air.

“Proyek ini menggunakan dua sistem lapisan jalan yaitu sebagian hotmik dan sebagiannya lagi dengan betonisasi,” ujar Asep. (*)

Print Friendly, PDF & Email