Inspektorat Pantau Penyaluran BST Kabupaten di Cicantayan

oleh -
Inspektur Daerah Satu Kabupaten Sukabumi, Asep Subur.

Wartawan Aep Saepudin

Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) dari Pemkab Sukabumi di Kecamatan Cicantayan dipantau oleh pengawas dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi. Pemantauan dilaksanakan di tiga desa yaitu Cicantayan, Lembursawah, dan Hegarmanah, Kamis (27/8/2020).

banner 970x90

Desa Cicantayan merupakan desa pertama yang didatangi pengawas dari Inspektorat yakni Inspektur Daerah Satu (Irda 1) H. Asep Subur. Pembagian BST di Cicantayan dilaksanakan di aula balai desa.

Pada kegiatan pembagian BST itu tampak hadir petugas PT Pos Indonesia, perwakilan dari Dinas Sosial, Kepala Desa Cicantayan H. Andi Suryawijaya, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Cicantayan.

“Alhamdulillah hari ini kami melihat langsung penyaluran BST. Kami menyimpulkan, pembagian BST ini sesuai dengan aturan dan kententuan,” kata Asep ketika ditemui di tengah kesibukan pemantauan BST di Aula Balai Desa Cicantayan.

Para keluarga penerima manfaat (KPM) menerima dana BST sebesar Rp600 ribu, tidak ada pemotongan. Proses penyerahan, ujar Asep, sesuai prosedur yakni langsung diterima KPM dari petugas PT Pos Indonesia. Di tempat pembagian banyak saksi, selain tokoh masyarakat, pengurus lembaga desa, dan perangkat desa, juga Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Pembagian dana BST tahap II di Aula Balai Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.

“Pembagian BST ini merupakan tahap II. Untuk tahap pertama telah dilaksanakan beberapa bulan yang lalu,” ujar dia.

Sumber dana untuk BST berasal dari APBD yang direfocusing untuk penanganan dampak dari wabah Covid-19. Karena itu, penyaluran dana tersebut harus diawasi oleh masyarakat maupun pengawas yang dalam hal ini jajaran Inspektorat.

“Kami pastikan dalam penyaluran BST ini tidak ada pemotongan dari pihak manapun. Apabila terjadi pemotongan, tentu kami akan menindaklanjuti sesuai prosedur. Berdasarkan pantauan kami, penyaluran dana BST di Desa Cicantayan berjalan dengan lancar dan sesuai aturan,” jelas Asep. (*)

Print Friendly, PDF & Email