Gagal Ikut Lelang Pengelolaan Parkir, PT SPG Layangkan Protes

oleh -

Wartawan Usep Mulyana

Salah satu perusahaan yang tidak lulus kualifikasi dalam proses lelang pengelolaan parkir di tepi jalan umum Kota Sukabumi, PT Sarana Pembayaran Global (SPG), melayangkan somasi dan protes secara tertulis kepada pihak panitia lelang. 

banner 970x90

Protes PT SPG berisi dalih-dalih untuk mematahkan alasan Panitia Pemilihan Mitra Pemanfaatan Kerjasama Pemanfaatan (KSP) Pengelolaan Parkir di Tepi Jalan Umum yang tidak meluluskan PT SPG.

“Tidak cukup alasan bagi panitia lelang untuk menggagalkan keikutsertaan perusahaan kami dalam proses lelang pengelolaan parkir di Kota Sukabumi,” kata Direktur Utama PT SPG, H. Andi Wardhana Wahyudin, S.T. kepada wartawan, Kamis (27/8/2020).

Dalam tender pengelolaan parkir di Kota Sukabumi, PT SPG menggandeng PT Centerpark Citra Corpora yang telah memiliki pengalaman dalam pengelolaan parkir tepi jalan umum di Makassar. Antara PT SPG dan PT Centepark terjalin KSO (kerja sama operasi) dalam pengelolaan parkir.

“PT Centerpark sebagai mitra kami memiliki rekam jejak yang baik dalam pengelolaan parkir,” ujar Andi.

Bagaimana mungkin duet PT SPG dan PT Centerpark bisa dinyatakan tidak lulus kualifikasi dalam proses lelang? Panitia pemilihan menyatakan, PT SPG tidak lulus karena dua alasan. Pertama, perusahaan tidak melampirkan pengalaman mengelola parkir di tepi jalan umum minimal 50 ruas jalan. Kedua, perusahaan tidak melampirkan laporan keuangan tahun 2019.

“Untuk alasan yang pertama, itu kami bantah. Kami sudah pernah mengelola bidang perparkiran di Makassar selama selama bertahun-tahun. Waktu itu kami bekerja sama dengan PT Parkir Makasar Raya untuk mengelola lahan parkir  di hampir 100 ruas jalan di Kota Makassar,”  jelasnya. 

Semua dokumen tentang pengalaman mengelola perparkiran di Makassar dilampirkan dalam pengajuan dokumen saat mendaftarkan ke panitia.

Untuk dalih kedua, Andi mengakui kalau PT SPG belum memiliki laporan keuangan tahun 2019 karena perusahaan tersebut umurnya baru satu tahun. Sesuai akta notaris, PT SPG berdiri tanggal 15 April 2019. Jadi belum ada laporan keuangan untuk tahun 2019.  

“Namun kekurangan ini dijawab dengan kehadiran PT Centerpark Citra Corpora sebagai rekanan KSO yang sebenarnya dapat dipertimbangkan oleh panitia. Jadi laporan keuangan PT Centerpark dapat menutupi kekurangan ini,” kata dia.

Untuk data laporan keuangan PT Centerpark, kata Andi, dokumennya telah dilampirkan pada pengajuan sebelumnya. Laporan keuangan PT Centerpark tersebut bisa dijadikan dokumen pelengkap administrasi oleh panitia.  

Berita terkait: Peserta Lelang Pengelolaan Parkir Tidak Lulus Kualifikasi

Pada bagian lain Andi menyampaikan, alangkah bijaksananya apabila panitia lelang menambahkan klausa khusus pada poin ‘syarat laporan keuangan yang telah diaudit selama 3 tahun terakhir’. Tambahan dimaksud adalah persyaratan yang isinya menyatakan bahwa ‘perusahaan yang akan mengikuti tender wajib memiliki masa beroperasi minimal 3 tahun sejak tanggal pendirian’. 

“Kalau persyaratan tambahan itu dicantumkan, tentu kami pahami sebagai kondisi yang tidak mungkin kami mendaftar untuk ikut tender dikarenakan masa beroperasi perusahaan kami baru kurang lebih satu tahun,” jelasnya.

Protes dan somasi PT SPG tersebut telah dilayangkan ke panitia lelang. Namun sampai berita ini ditayangkan, panitia belum memberikan jawaban. (*)  

Print Friendly, PDF & Email