Bupati: Jalan Cikaladi Strategis untuk Mengakses Kawasan Poros Desa

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (keempat dari kiri) memimpin prosesi gunting pita pada peresmian Jalan Cikaladi-Kabandungan.

Wartawan Aep Saepudin

Kehadiran jalan beraspal yang mulus antara Cikaladi-Kabandungan sangat strategis untuk menunjang kemajuan kawasan desa yang adi wilayah Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Ruas jalan ini merupakan akses strategis yang memperlancar transportasi ke kawasan poros desa di Kecamatan Kabandungan dan sekitarnya.

banner 970x90

Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami dalam kunjungan kerja ke Kecamatan Kabandungan, Kamis (27/8/2020). Salah satu agenda dari kunjungan kerja tersebut adalah peresmian Jalan Cikaladi-Kabandungan yang pembangunannya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi.

“Pembangunan infrastruktur termasuk jalan menjadi prioritas pembangunan untuk mendukung pengembangan kepariwisataan dan pertanian. Jadi Jalan Cikaladi-Kabandungan ini merupakan program prioritas untuk mendorong kemajuan wilayah pedesaan,” kata bupati.

Dengan dibangunnya Jalan Cikaladi-Kabandungan, ujar Marwan, sektor pariwisata dan pertanian di sepanjang jalan tersebut akan menggeliat dan makin maju. Bupati juga menggarisbawahi, selama ini sektor pariwisata dan pertanian dapat membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan PAD.

“Dua sektor ini juga tahan menghadapi dampak dari wabah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Di tempat kunjungan kerja, bupati didampingi Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Asep Japar dan Camat Kabandungan H. Nanang Sukandi. Jalan yang diresmikan bupati itu memiliki panjang 5,9 kilometer dengan lebar  4 meter.

“Sampai sekarang, kemajuan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Sukabumi sudah mencapai 80 persen dengan kondisi baik,” kata Marwan.

Pada bagian lain bupati menyampaikan hasil dari program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pemkab Sukabumi telah membangun sekitar 40 ribu unit RTLH menjadi rumah layak huni.  

“Bahkan tahun ini perbaikan rumah tidak layak huni lebih ditingkatkan lagi karena kuota tiap desa ditambah dan menggunakan konsep bedah kampung yang disertai dengan penyediaan sarana sanitasi,” jelas bupati.

Dalam kunjungan kerjanya, bupati menjalankan beberapa kegiatan lainnya yaitu pengukuhan Pengurus PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kecamatan Kabandungan, pemberian bantuan bibit jeruk lemon kepada guru PAUD, pemberian alat cuci tangan untuk DKM Masjid Jami, dan pembagian santunan kepada anak yatim dan jompo.

Pengukuhan pengurus PWRI Kecamatan Kabandungan periode 2020-2025 dipimpin oleh Camat Nanang. Pada pengukuhan itu, Ketua PWRI Kecamatan Kabandungan, H. Jumali hadir bersama jajaran pengurus.

Dalam sambutanya Camat Kabandungan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Sukabumi. Nanang menyampaikan, Kecamatan Kabandungan memiliki penduduk sekitar 14 ribu KK yang terdiri dari 40 ribu jiwa. Dalam menjalankan  program pembangunan, Kantor Kecamatan Kabandungan selalu mengutamakan sinergitas dengan semua kalangan.

Di tempat yang sama, tokoh masyarakat Kabandungan H. Engkos Kosasih  menyampaikan kegembiraan atas kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh bupati. Atas nama masyarakat, Engkos menyampaikan permohonan pembangunan sarana air bersih dan pembangunan jembatan penghubung Kabandungan- Kalapanunggal. (*)

Print Friendly, PDF & Email