Bupati Boyong Penghargaan Baznas Award 2019

oleh -
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menyerahkan penghargaan dan piala pada Malam Anugerah Baznas Award 2019 kepada Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (kanan) selaku pemenang kategori kepala daerah pendukung kebangkitan zakat.

Wartawan Usep Mulyana

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami berhasil memboyong penghargaan pada Malam Anugerah Baznas Award 2019 di Aula HM Rasjidi, Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (26/8/2019) malam. Dia dinobatkan sebagai kepala daerah pendukung kebangkitan zakat tahun 2019. Penghargaan diterima Marwan dari Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin.

banner 970x90

“Hari ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima Baznas Award 2019 sebagai hasil dari kebersamaan. Saat ini kita sedang menjalankan misi religiusitas dan menegakkan syariat Islam yang dicetuskan oleh pimpinan daerah sebelumnya. Misi tersebut diimplementasikan ke dalam kebijakan-kebijakan dan berbagai kegiatan,” kata bupati seusai acara Malam Anugerah Baznas Award 2019. 

Di antara kebijakan yang diluncurkan Pemkab Sukabumi, ujar Marwan, salah satunya penguatan peran zakat agar bisa berkontribusi secara nyata terhadap upaya mensejahterakan masyarakat. Tidak henti-hentinya, bupati  selalu mengimbau ormas keagamaan, PNS, dan perangkat daerah untuk mengoptimalkan potensi zakat di lingkungannya masing-masing.

Tentunya, lanjut Marwan, dengan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang melibatkan berbagai kalangan secara serempak, tidak ada lagi di Kabupaten Sukabumi anak yang tidak bisa bersekolah, fakir miskin yang tidak bisa makan, dan kaum dhuafa yang tidak memperoleh pelayanan kesehatan. Itulah target dari pengelolaan zakat.

“Untuk mencapai target-target tersebut, pengelolaan zakat harus dilakukan dengan semangat kebersamaan. Hendaknya masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi pengelola zakat yaitu Baznas,” tutur dia.

Pengelolaan dan permasalahan yang muncul dalam pengumpulan dan penyaluran zakat, kata bupati, sebaiknya dijadikan isu bersama agar semua kalangan dapat meyakinkan umat Islam bahwa zakat dapat mendorong kemajuan pembangunan di daerah, termasuk Kabupaten Sukabumi.

Pemda tidak dapat menyelesaikan  permasalahan-permasalahan yang muncul dalam pengelolaan zakat lewat kebijakan. Karena itu diperlukan peran serta yang penuh dari Unit Pengumpul zakat (UPZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam pengelolaan zakat di tingkat organisasi, perangkat daerah, maupun DKM.

Baznas Award memberikan penghargaan kepada Baznas dan LAZ di tingkat provinsi dan kabupaten/kota; UPZ BUMN dan swasta, serta sejumlah kepala daerah, tokoh, dan media pendukung kebangkitan zakat. 

Pada kesempatan itu, Ketua Baznas Pusat, Bambang Sudibyo mengatakan, Baznas Award merupakan pengungkit untuk mendorong optimalisasi pengelolaan zakat secara nasional, mempererat tali silaturahmi antara Baznas dan LAZ, dan mendukung kemajuan dunia perzakatan. (*)

Print Friendly, PDF & Email