Jembatan Gantung Leuwimunding Curugkembar Diperbaiki PP Tanjungsari

oleh -
Kondisi bantalan Jembatan Ciloncer atau Jembatan Leuwimunding yang tidak layak untuk dilewati manusia ataupun kendaraan bermotor.

Wartawan M. Hamjah

Kondisi jembatan gantung di Kampung Leuwimunding sebagai jalur alternatif penghubung dua kabupaten tepatnya Desa Tanjungsari,  Kecamatan Curugkembar,  Kabupaten Sukabumi dengan Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sangat memprihatinkan. Jembatan ini sering dilewati oleh masyarakat yang melintas batas kebupaten dari Desa Tanjungsari atau sebaliknya.

banner 970x90

Berdasarkan pantauan di lokasi, bagian jembatan yang paling parah tingkat kerusakannya adalah bagian bantalan. Pada bagian ini hanya tersisa bentangan kayu yang telah lapuk dan bolong-bolong. Di beberapa titik, papan kayunya hilang sehingga memutus jalur jembatan di tengah. Seluruh bagian besi dan kawat penyangganya tampak kumuh penuh dengan karat.

Warga setempat menyebut infrastruktur ini Jembatan Ciloncer, ada juga yang menyebut Jembatan Leuwimunding. Bentuknya yang sangat sederhana dengan panjang 45 meter dan lebar 1,2 meter. Warga di kedua desa sering menggunakan jembatan ini sebagai akses perdagangan dan satu-satunya jalut menuju majelis taklim.

Melihat kondisi Jembatan Ciloncer yang teramat memperihatinkan, Ketua Ranting Pemuda Pancasila (PP) Desa Tanjungsari, Jumyati mengerahkan jajaran pengurus anggotanya untuk bersama-sama merenovasinya.

“Jika tidak diperbaiki segera, aktivitas warga termasuk anak-anak sekolah akan terhambat,” kata Jumyati ketika ditemui di sela-sela kegiatan renovasi Jembatan Ciloncer, Senin (27/7/2020).

Banyak anak-anak dari Kampung Parung di Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur yang bersekolah di SDN Pasirkaliki, Desa Tanjungsari, Kecamatan Curugkembar. Dalam keadaan normal, anak-anak sekolah itu setiap hari menyeberangi Jembatan Ciloncer.

“Sebenarnya ada jembatan utama namun jarakanya lumayan jauh. Ini jembatan alternatif. Melalui jembatan alternatif , warga bisa menghemat jarak dan waktu. Kami akan berupaya memperbaiki jembatan ini hingga aman dan layak untuk dilalui,” jelas Jumyati.

Pengurus dan Anggota PP Ranting Desa Tanjungsari bergotong royong untuk memperbaiki Jembatan Ciloncer yang merupakan penghubung wilayah Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Cianjur.

Tujuan pengerahan anggotanya dalam memperbaiki jembatan, ujar dia, selain merawat fasilitas umum juga untuk memupuk kepedulian pemuda dan masyarakat terhadap hasil pembangunan. Diharapkannya, kepedulian dan persatuan masyarakat yang tercipta melalui kegiatan tersebut dapat mendorong Desa Tanjungsari menjadi lebih maju. 

Renovasi Jembatan Leuwimunding dibiayai dengan dana yang berasal dari iuran anggota PP dan para donatur.

Sementara itu Kepala Desa Tanjungsari, Basori mengaku prihatin dengan kondisi jembatan yang telah rusak parah. Atas nama pemerintah desa, Basori menyampaikan  apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh  Ormas PP dalam perbaikan Jembatan Leuwimunding. (*)

Print Friendly, PDF & Email