GMNI Dukung Polisi Tindak Tegas Pembuat Rusuh pada Aksi 21-22 Mei

oleh -
Rombongan GMNI Cabang Sukabumi menggelar aksi damai di depan Mako Polres Sukabumi Kota untuk menyampaikan dukungan kepada Polri dalam menindak para pembuat rusuh pada aksi 21-22 Mei.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sukabumi mendukung jajaran kepolisian untuk menindak tegas para pembuat kerusuhan pada aksi menolak hasil Pemilu di Jakarta, 21-22 Mei lalu. Sikap GMIN itu disampaikan saat mereka menggelar aksi damai di halaman Polres Sukabumi Kota, Senin (27/5/2019) sore.

banner 970x90

Pada aksi itu, GMNI mengecam aksi rusuh yang dilakukan oleh massa yang menolak hasil Pemilu 2019. Menurut GMNI, aksi di Jakarta itu melenceng dari aturan yang berlaku.

“Kami mendesak aparat kemananan TNI dan Polri untuk menindak tegas oknum pelaku kerusuhan tanggal 21 dan 22 Mei lalu,” kata Ketua GMNI Cabang Sukabumi,  Abdullah Mashudi ketika menyampaikan orasi.

Ditegaskan Abdullah, aksi di Jakarta yang dibuat rusuh oleh oknum yang tidak bertanggung jawab berpotensi mengancam kedaulatan Negara Indonesia. Karena itu, oknum-oknum yang berbuat rusuh pada aksi itu harus ditindak tegas.

“Bentrokan antara demonstran dan aparat kemanan banyak menimbulkan kerugian bagi negara maupun masyarakat. Berbagai fasilitas umum dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan mengganggu keamanan masyarakat sekitar,” ujar Abdullah.

Melalui aksi damai yang digelarnya, kata dia, GMNI  juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk kembali menjunjung tinggi kerukunan dan persatuan bangsa. 

Sementara itu, saat menerima rombongan GMNI, Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota, AKP Iman Retno, S.I.P menyatakan apresiasi atas aksi damai yang digelar para mahasiswa. Jajaran kepolisian di Polres Sukabumi Kota, kata AKP Iman akan menindaklanjuti tuntutan GMNI.

“Kami ucapkan terima kasih kepada GMNI yang telah mendukung upaya Polri dalam pengamanan aksi di Jakarta. Kami meminta kepada peserta aksi untuk tetap menjaga situasi kamtibmas khususnya di wilayah Kota Sukabumi,” tutur Kasat Binmas. (*)

Print Friendly, PDF & Email