Wali Kota Ajak Siswa SD untuk Siaga Bencana

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi menyampaikan arahan pada pembukaan simulasi evakuasi gempa bumi dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengajak para siswa SD untuk selalu bersiaga dalam menghadapi ancaman bencana yang bisa datang tanpa diduga. Ajakan tersebut disampaikan wali kota pada peringatan Hari Aksi Kesiapsiagaan Bencana Nasional di SDN Lembursitu, Kecamatan Lebursitu, Jumat (26/4/2019).

banner 970x90

Salah satu bentuk kegiatan pada peringatan tersebut adalah simulasi evakuasi gempa bumi dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa bumi yang melibatkan para siswa SD. Di bawah bimbingan para petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, para siswa mengikuti tahapan-tahapan simulasi menghadapi ancaman bencana.

”Hari kesiapsiagaan bencana ini diperlukan karena kita tidak tahu kapan dan kepada siapa bencana datang,” ujar Fahmi. Selain itu semua wilayah di Kota Sukabumi memiliki potensi bencana sehingga seluruh warga harus mengembangkan kesiapsiagaan dalam menghadapinya.

Peringatan hari kesiapsiagaan bencana di Kota Sukabumi mengambil tema ‘Perempuan menjadi guru siaga bencana, jadikan rumah sebagai sekolahnya’. Semua elemen masyarakat dan aparat pemerintah, kata dia, harus selalu mempersiapkan diri dalam menghadapi ancaman apapun, termasuk bencana.

“Dalam kesiapsiagaan bencana, pemerintah pusat ingin mempersiapkan personel-personel yang betul-betul siap, tangguh, dan peduli ketika muncul bencana,” ujar Fahmi.

Kota Sukabumi, tambahnya, termasuk daerah rawan bencana seperti gempa bumi, banjir, dan kebakaran. Dia mengharapkan kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat, memperkokoh, dan meningkatkan kesadaran kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

“Kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama bukan hanya tugas pemerintah,” ujarnya. 

Intinya, kata Fahmi, semakin siap menghadapi bencana, pemerintah dan masyarakat semakin mampu meminimalisasi kerugian akibat bencana dan menekan jatuhnya korban jiwa.

Simulasi kesiapsiagaan bencana merupakan hasil kerja sama berbagai instansi antara lain Damkar BPBD, PMI, Tim Penggerak PKK, dan kader posyandu. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam tanggap bencana, tambahnya, dapat mengubah Kota Sukabumi menjadi kota tangguh bencana. (*)

Print Friendly, PDF & Email