Pemkot Apresiasi Turnamen Futsal Perempuan di Garuda Centre

oleh -
Para atlet futsal andalan dari berbagai daerah yang mengikuti Turnamen Garuda Futsal Academy (GFA) Woman Cup 2019 di Lapang Futsal Garuda Sport Centre, Ciaul.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pemkot Sukabumi mengapresiasi penyelenggaraan turnamen futsal perempuan yang diikuti berbagai klub dari Kota Sukabumi dan luar daerah. Melalui turnamen tersebut, Pemda dan KONI Kota Sukabumi dapat melakukan rekrutmen atlet futsal perempuan untuk POR Provinsi Jawa Barat.

banner 720x90

Hal itu dikatakan Asisten Sekda (Asda) Kota Sukabumi Bidang Pemerintahan dan Hukum, Andri Setiawan saat meresmikan Turnamen Garuda Futsal Academy (GFA) Woman Cup 2019 bertempat di Garuda Sport Centre Ciaul, Jumat (26/4/2019). Melihat fakta pada turnamen tersebut, Andri merasa kagum karena animo kaum perempuan pada futsal cukup tinggi.

“Turnamen futsal ini sangat positif untuk melihat perkembangan dan rekrutmen atlet futsal untuk merekrut atlet futsal perempuan,” ujar Andri.

GFA Woman Cup 2019 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-105 Kota Sukabumi dan juga Hari Kartini 2019. Dia mengharapkan turnamen futsal tersebut dapat dijadikan agenda rutin dalam rangka mencari bibit atlet futsal perempuan. Sampai saat ini Kota Sukabumi belum pernah mengirimkan atlet futsal perempuan ke ajang kejuaraan Porda. 

“Kami tidak menyangka animo kaum perempuan terhadap futsal sangat tinggi. Kami juga bangga karena di Kota Sukabumi bermunculan lapang futsal yang dikelola oleh swasta yang bisa menunjang prestasi para atlet,” kata dia.

Di tempat yang sama,  Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Adang Taufik mengatakan, turnamen Futsal GFA Academy Woman Cup 2019 merupakan ajang pembuktian bahwa kaum perempuan bisa meraih prestasi yang sama dengan kaum lelaki untuk olahraga futsal. Adang mengharapkan ke depannya turnamen futsal perempuan bisa lebih banyak lagi pesertanya.  

banner 720x90

“Kami akan membangun Sport Centre di setiap wilayah yang bisa dimanfaatkan masyarakat khususnya para atlet untuk mengembangkan bakatnya,” kata Adang.

Sementara itu Ketua Panitia GFA Woman Cup 2019, Meta Puspitasari menjelaskan, turnamen yang digelar tahun ini melibatkan Pemkot Sukabumi. Pihaknya telah tiga kali menyelenggarakan turnamen futsal perempuan dan tahun ini merupakan yang keempat kalinya.

“Turnamen tahun ini diikuti 12 klub atau akademi futsal untuk U18. Para peserta berasal dari berbagai daerah selain tuan rumah Kota Sukabumi juga dari Cianjur, Bandung, dan Kabupaten Sukabumi,” ujar Meta.

Teknik turnamen menggunakan sistem setengah kompetisi dimana semua klub akan bertemu untuk meraih poin tertinggi. Durasi pertandingan 2 kali 15 menit. Turnamen dilangsungkan selama dua hari sampai dengan Sabtu (27/4/2019) ini. Klub atau akademi futsal yang menjadi peserta berlomba-lomba untuk memperebutkan Piala Wali Kota Sukabumi.

“Tema turnamen menggunakan tagline piceun kasieun gedekeun kawani yang artinya buang rasa takut dan pupuk keberanian. Penggunaan tagline ini sebagai bagian dari upaya melestarikan Bahasa Sunda,” terang dia.

Biasanya kalangan atlet muda sering dilanda rasa takut ketika berhadapan dengan lawan yang dianggap levelnya lebih tinggi. Dengan tagline tersebut, panitia mendorong para atlet muda untuk berani dalam bertanding kalaupun lawannya merupakan pemain nasional atau dari tim Porda. (*)

Print Friendly, PDF & Email