Jatah Habis, Dishub Ajukan Kuota Tambahan Mudik Gratis ke Provinsi

oleh -
Kuota peserta mudik gratis tahun 2019 di Dinas Perhubungan Kota Sukabumi telah habis, namun masyarakat masih tetap mendatangi tempat pendaftaran untuk mendapatkan tiket gratis dari kuota tambahan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Program mudik gratis untuk Idul Fitri 1440 Hijriyah tahun 2019 yang digulirkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi diminati masyarakat. Tidak sampai satu minggu, kouta 704 penumpang langsung habis. Sejak dibuka pada 20 Maret lalu, dalam hitungan 6 hari kursi yang disediakan di 16 bus tidak ada yang tersisa. Padahal Dishub memberikan batas pendaftaran hingga 20 April mendatang.

banner 720x90

“Dalam hitungan sepekan kuota mudik sudah full terisi. Alhamdulillah ini di luar ekspektasi kita. Minat masyarakat Kota Sukabumi untuk menggunakan fasilitas mudik gratis sangat besar,” kata Kepala Dishub Kota Sukabumi, Abdul Rachman saat dihubungi wartawan via telepon, Rabu (27/3/2019).

Pantauan wartawan di lapangan, para peserta mudik masih terus berdatangan ke tempat pendaftaran Mudik Gratis 2019 di Kantor Dishub, Jalan Arif Rahman Hakim Kota Sukabumi. Menjelang tengah hari pada hari ke-8, daftar tunggu peminat mudik gratis telah mencapai 29 orang. Walaupun kuota telah habis, para Srikandi Dishub tetap melayani warga yang ingin mendapatkan fasilitas mudik gratis tersebut.

Warga yang mendaftar setelah kuota utama habis, terang Abdul, akan masuk status daftar tunggu. Mereka akan  menunggu untuk dihubungi jika ada kuota tambahan. Dishub Kota Sukabumi akan mengajukan kuota tambahan armada ke Dishub Provinsi Jawa Barat. Dishub Kota Sukabumi juga akan berkoordinasi dengan Damri untuk membicarakan armada tambahan di luar kuota utama.

“Kami akan mendata kembali peserta mudik tambahan di luar kouta yang sudah ditentukan untuk diajukan  ke Provinsi. Mudah-mudahan pendaftar di luar kuota utama ini bisa diakomodir semuanya. Pendaftran tetap dibuka sampai batas waktu yang sudah ditentukan,” ujar Abdul.

Apabila pengajuan armada tidak dikabulkan oleh  Dishub Provinsi, lanjut dia, Dishub Kota Sukabumi akan segera memberitahukannya kepada warga yang masuk daftar tunggu melalui telepon dan pengumuman di posko mudik gratis. Dengan pemberitahuan tersebut, masyarakat bisa mengantisipasi jauh-jauh hari persiapan mudik ke kampung halamannya.

banner 720x90

Menurut Abdul, membludaknya peserta mudik gratis dikarenakan tanggal keberangkatannya sangat ideal untuk mudik yakni H-4 Idul Fitri 1440 Hijriyah atau 1 Juni 2019. Pada hari tersebut, anak-anak sudah libur sekolah dan kemungkinan besar THR sudah diterima.

“Tahun lalu, pemberangkatannya dua minggu sebelum lebaran. Tahun ini jadwalnya  sudah dekat ke Lebaran, momen yang tepat untuk pulang kampung,” tambahnya.

Armada Mudik Gratis 2019 berasal dari provinsi sebanyak 15 bus dan Dishub Kota Sukabumi satu unit.  Relasi yang dilayani oleh armada bus tersebut Sukabumi-Solo dan Sukabumi-Yogyakarta.

“Kepada para pemudik, kami akan memberikan pelayanan kesehatan gratis, snack, dan nasi box untuk buka puasa di jalan. Di lokasi pemberangkatan juga disediakan stand penukaran uang baru dari Bank BJB dan beberapa stand  badan-badan usaha yang memanfaatkan program mudik gratis. Kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan pelayanan dalam program ini,” kata Abdul. (*)

Print Friendly, PDF & Email