Blanko Habis, KTP Tercetak di Wilayah V Malah Bertumpuk

oleh -
Kepala UPTD Dukcapil Wilayah V Jampangtengah, Iwan Suherlan memperlihatkan tumpukan kepingan KTP elektronik yang hingga saat ini belum diambil pemiliknya.

Wartawan Usep Mulyana

Kelangkaan keping KTP elektronik yang terjadi saat ini memunculkan beragam spekulasi. Ada yang menuduh terjadi ketidaktransparanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi dalam penggunaan blanko KTP. Sebagian menuding adanya oknum Disdukcapil yang  memanfaatkan kelangkaan ini untuk meraup keuntungan pribadi.

banner 970x90

Ironisnya di wilayah UPTD Dukcapil Wilayah V Jampangtengah, KTP elektronik yang sudah jadi malah menumpuk di kantor karena belum diambil pemiliknya. Di tengah kelangkaan blanko, KTP elektronik berjejalan di laci meja pelayanan.

“Aneh juga ketika warga yang lain ribut kehabisan blanko, sebagian pemilik KTP yang sudah selesai malah tidak diambil,” kata Kepala UPTD Dukcapil Wilayah V Jampangtengah, Iwan Suherlan ketika dihubungi wartawan, Kamis (26/9/2019).

Sama dengan UPTD Dukcapil lainnya, Wilayah V pun mengalami paceklik blanko yang parah. Awalnya Kabupaten Sukabumi mendapat alokasi blanko sebanyak 500 keping perminggu. Sekarang jatahnya berkurang drastis tinggal 500 keping perbulan untuk sekabupaten.

“Jumlah ini sudah tidak proporsional dengan kebutuhan KTP di semua desa. Hal ini terjadi merata hampir di seluruh Indonesia,” kata Iwan.

KTP yang bertumpuk itu, ujar Iwan, ini dicetak sekitar bulan Februari dan Maret 2019. Sampai saat ini tetap menumpuk dan belum ada yang mengambil.  Kalau tahu kejadiannya bakal seperti itu, Iwan akan mendahulukan KTP bagi warga yang langsung datang ke Kantor Dukcapil Jampangtengah.  

Pada bagian lain Iwan menuturkan, UPTD Wilayah V Jampangtengah tidak akan mempersulit masyarakat dalam memberikan pelayanan pembuatan dokumen kependudulan. Siapapun, kata Iwan, yang membutuhkan pelayanan tidak akan dipungut biaya sepeser pun.

“Dalam menjalankan tugas, kami selalu memegang prinsip kehati-hatian. Selama syarat pembuatan dokumen lengkap, permohonan penduduk akan kami proses secepatnya. Saya tegaskan sekali lagi, untuk setiap pembuatan dokumen, baik  kartu keluarga, kartu identitas anak, KTP elektronik, dan akta kelahiran bagi yang berumur di bawah 17 tahun, semuanya gratis,” tandasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email