UPTD Pertanian Jampangkulon Galakkan Peningkatan Produktivitas Kedelai

oleh -
Kepala UPTD Wilayah VI Jampangkulon, Kabupaten, Sukabumi, Yaya Kuswaya.

Wartawan Dicky Sopyan

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Wilayah VI Jampangkulon menggalakkan program peningkatan produktivitas kedelai. Terkait dengan itu, UPTD Pertanian Wilayah VI menyarankan para petani untuk menggunakan bibit unggul dan berkualitas guna mencapai tujuan program tersebut secara optimal.

banner 970x90

“Dengan menggunakan bibit ungguk dan berkualitas, pencapaian target produksi tanaman kedelai akan semakin optimal,” kata Kepala UPTD Wilayah VI Jampangkulon, Kabupaten, Sukabumi,  Yaya Kuswaya di ruang kerjanya kepada wartawan, Selasa (25/8/2020).

Bibit unggul, ujar Yaya, artinya bibit tersebut berasal dari varietas baru dengan produktivitas yang tinggi, sedangkan berkualitas artinya adalah benih memiliki  sertifikat dengan tingkat tumbuh tinggi yakni 90 persen. 

“Benih kedelai harus dipastikan tidak tersimpan terlalu lama di tempat penyimpanan. Artinya pada saat menanam sebaiknya petani menggunakan benih yang baru agar daya tumbuhnya tinggi,” kata dia.

Yaya mengimbau para petani untuk memanfaatkan lahan bekas tanam seperti sawah sebagai tempat penanaman kedelai sebelum tiba musim tanam padi. Dia juga mengingatkan pentingnya pengendalian hama kedelai dan penggunaan pupuk organik cair (POC) dalam takaran yang pas, tidak berlebihan.

“Sebentar lagi musim kemarau tiba. Ketersediaan air pada saluran irigasi akan semakin berkurang sehingga petani harus segera menanam kedelai guna memanfaatkan lahan bekas tanah yang subur. Kedelai merupakan salah satu tanaman alternatif yang baik ditanam pada musim kemarau,” kata Yaya.

Selain itu kedelai dapat memberikan keuntungan bagi petani. Melalui program intensifikasi budi daya tanaman kedelai, para petani dapat ikut serta menyukseskan program pemerintah yakni swasembada pangan berkelanjutan.

“Kami mengajak pemerintah desa setempat untuk memberikan dukungan dan dorongan kepada para petani agar segera menanam kedelai,” tuturnya.

Ketika menanam kedelai, lanjut Yaya, para petani membutuhkan kepastian bahwa hasil panennya akan terjual dengan harga yang layak. Saran dia, petani harus menjual kedelainya sesegera mungkin setelah panen. (*)

Print Friendly, PDF & Email