UMKM Harus Tembus Pasar Mancanegara untuk Imbangi Wabah Covid-19

oleh -
Kepala BBPP Kemenaker RI Chairul Fadhly Harahap (kanan) bertukar cinderamata dengan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami.

Wartawan Aep Saepudin (Kowasi) Nanang Setiana

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menekankan pentingnya para pelaku UMKM menguasai teknologi informatika agar dapat menembus pasar di luar negeri. Selain itu mereka harus terus meningkatkan kualitas produk yang dihasilkannya untuk meningkatkan daya saing di semua segmen pasar, termasuk pasar mancanegara.

banner 720x90

Pernyataan bupati itu disampaikan pada peluncuran program Brincubator Goes To Cluster di GOR Kecamatan Kaudampit, Kabupaten Sukabumi, Kamis (25/6/2020). Penguasaan teknologi dan peningkatan kualitas produk, kata bupati, dapat menjadi salah satu penguatan bagi pelaku UMKM yang harus berjuang keras di tengah pandemi Covid-19.

“Pada saat ini pangsa pasar produk sangat terbatas. Apalagi dengan munculnya Virus Corona. Karena itu pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi harus mampu menembus pasar luar negeri,” kata bupati pada peluncuran Brincubator Goes To Cluster.

Program Brincubator merupakan hasil kerja bareng antara Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Selain dapat mendorong kualitas produk dan manajemen UMKM, program ini akan berdampak pada peningkatan ekonomi lokal,” ujarnya.

Lewat program Brincubator, para pelaku UMKM mengikuti pelatihan pemasaran dan dan penggunaan teknologi informatika. Pera pelaku UMKM, ujar Marwan, harus mencari alternatif pemasaran agar produknya  bisa diserap konsumen tanpa terganjal oleh kondisi seperti wabah Covid-19. 

banner 720x90

Pada pembukaan kegiatan itu tampak hadir Kepala BBPP Kemenaker RI Chairul Fadhly Harahap, Kepala Bagian Inkubasi Divisi Bisnis Program dan Kemitraan BRI Teguh Rahadian, dan Camat Kadudampit Jenal Abidin.  

Setelah acara peresmian BRIncubator, bupati beserta pejabat dari Kemenaker dan BRI meninjau stand UMKM binaan Bank BRI di halaman Kantor Kecamatan Kadudampit. Pada kesempatan itu, Marwan memborong berbagai produk UMKM. 

Sementara itu Chairul Fadhly Harahap mengatakan, BBPP Kemenaker mentargetkan peningkatan produktivitas pelaku UMKM melalui Brincubator Goes To Cluster. Caranya dengan mendekatkan para pelaku UMKM ke berbagai segmen pasar, baik pasar lokal maupun internasional.

Di tempat yang sama Teguh Rahadian menjelaskan, BRIncubator Goes To Cluster merupakan bukti kepedulian BRI terhadap UMKM. Tujuannya agar UMKM bisa maju dan berkembang. Bank BRI terus melaksanakan berbagai pelatihan untuk UMKM, baik secara offline maupun online.

Camat Kadudampit Jenal Abidin menerangkan, UMKM di wilayahnya telah dua tahun berturut-turut mengikuti program tersebut, termasuk pelatihan mengenai produksi madu. Dalam pelatihan itu, petani madu menerima materi tentang pengemasan dan pemasaran. Pelatihan berlangsung selama dua hari. 

“Sebanyak 20 petani madu yang mengikuti pelatihan ini. Mudah-mudahan bisa lebih ditingkatkan pelatihannya,” ucap camat. (*)  

Print Friendly, PDF & Email