Dusun Tugu dan Kongsi Desa Caringin Wetan Kebagian Program Pamsimas

oleh -
Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Tirta Carwet Mandiri ketika mengikuti pelatihan administrasi pembukuan. Berdiri paling kanan adalah Koordinator KKM, Yudi Gunawan.

Wartawan Usep Mulyana

Kedusunan Tugu dan Kongsi di Desa Caringin Wetan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi mendapatkan bantuan pembangunan infrastruktur dari Program Penyedia Air Bersih dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Tahap III Tahun 2020 dari Kementerian PUPR. Besarnya dana pembangunan infrastruktur tersebut mencapai Rp236 juta.

banner 720x90

“Alhamdulillah, Dusun Tugu dan Kongsi mendapat bantuan ini. Dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur ini, harus ada partisipasi dan bantuan warga  berupa tenaga dan materi sebagai syarat pemberian program,” kata Koordinator KKM Tirta Carwet Mandiri, Yudi Gunawan setelah mengikuti pelatihan administrasi pembukuan di Aula Desa Caringin Wetan, Jumat (27/6/2020).

Melalui program Pamsimas, ujar Yudi, diharapkan warga mampu memenuhi kebutuhan air. Dengan adanya infrastruktur tersebut, kedua dusun dapat terbebas dari bencana kekeringan dan kekurangan air bersih.

“Setelah program ini berjalan, warga Tugu dan Kongsi tidak akan lagi mengalami kelangkaan air bersih. Saya mengimbau warga untuk ikut menyukseskan program ini dengan menyumbangkan sumber daya yang mereka miliki,” ujarnya.

Anggaran  dari Kementerian PUPR sebesar Rp236.000.000 didukung dengan dana dari  APBDes sebesar Rp33.715.000, swadaya masyarakat sebesar Rp13.490.000, dan sumbangan tenaga (in kind) jika dirupiahkan sebesar Rp53.945.000. Jadi total seluruh dana yang digunakan Rp337.150.000. 

Mengenai pelatihan administrasi pembukuan yang diikuti pengurus KKM Tirta Carwet Mandiri, Yudi menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pelaksana di lapangan.

banner 720x90

“Dana yang akan kami kelola sangat besar. Karena itu dibutuhkan skill dan teknik manajemen keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel. Saya tidak bekerja sendiriaan karena dibantu oleh Bapak Suparman sebagai ketua satlak dan Kang Yudi Irawan sebagai bendahara,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email