Pimpinan DPRD Harapkan Baznas Gali Potensi ZIS dari Pengusaha

oleh -
Rapat kerja Komisi IV dan Baznas Kabupaten Sukabumi dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Yusuf Maulana (kanan, kedua dari belakang) dan Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, HU. Ruyani (kiri, kedua dari belakang).

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Yusuf Maulana atau Haji Aka mengharapkan Baznas Kabupaten Sukabumi dapat menggali potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari kalangan pengusaha. Menurut Aka, masih banyak potensi-potensi ZIS yang belum digali secara optimal dari para pelaku usaha seperti minimarket dan tempat belanja lainnya.

Harapan Aka itu disampaikan saat memimpin rapat kerja Komisi IV DPRD bersama Baznas Kabupaten Sukabumi di Gedung 1000, Kompleks Islamic Centre, Cisaat, Selasa (25/6/2019) lalu. Pada rapat kerja tersebut dibahas hasil pengumpulan dan penyaluran ZIS serta potensi-potensi ZIS yang dapat digali oleh Baznas Kabupaten Sukabumi.

“Banyak yang belum digali oleh Baznas terkait potensi-potensi ZIS dari para pengusaha dan pelaku usaha. Saya tekankan kepada Baznas untuk menggali potensi-potensi tersebut,” kata Aka yang juga menjabat Koordinator Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi.

Belakangan ini, ujar dia, minimarket semakin menjamur di wilayah Kabupaten Sukabumi, bahkan sampai ke pelosok desa. Baznas harus melihat kondisi tersebut sebagai potensi ZIS. Karena itu, Baznas harus segera menjalin kerja sama dengan minimarket yang tersebar di berbagai tempat di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Kalau kita belanja di minimarket, uang kembalian recehan dapat disalurkan ke Baznas melalui kotak amal yang disediakan di toko tersebut,” jelasnya.

Tujuan rapat kerja Komisi IV dan Baznas, lanjut dia, selain untuk  bersilaturahmi juga untuk menyamakan persepsi tentang pengumpulan dan penyaluran ZIS. Melalui rapat tersebut, Komisi IV ingin mengetahui sumber-sumber dan sasaran dari penyaluran ZIS.

Aka juga menyampaikan, dalam beberapa hari ke depan, DPRD Kabupaten Sukabumi mempunyai agenda penting yaitu pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2020. Pembahasan tersebut sangat penting karena akan menentukan postur pendapatan dan belanja pada APBD tahun depan.

Sementara itu pada rapat tersebut Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, H.U. Ruyani, menyampaikan laporan terkait program-program yang telah dijalankan lembaga yang dipimpinnya. Dia mengharapkan rapat kerja dapat menghasilkan  kebijakan dan regulasi terkait ZIS yang berorientasi kepada kepentingan masyarakat Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email