Dorong Partisipasi Warga, Wali Kota Luncurkan Tabarok

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi (tengah) bersama para ulama dan tokoh agama pada peresmian Tabungan Barokah dan Kampung Zakat.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi melauncing Kampung Zakat dan Tabungan Barokah (Tabarok) yang berlokasi di RW 01, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu. Pada acara itu wali kota mengatakan, Kampung Zakat dan Tabarok sangat efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

banner 720x90

“Tabungan Barokah merupakan inovasi masyarakat untuk mendukung proses pembangunan yang tidak bisa semuanya dipenuhi oleh Pemda,” kata Fahmi dalam sambutan pada peresmian Kampung Zakat dan Tabarok di Cikundul, Selasa (25/6/2019) malam.

Menurut wali kota, inovasi yang ada di Kelurahan Cikundul tersebut dapat mendorong percepatan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Saat ini, tambah Fahmi, APBD Kota Sukabumi hanya berkisar Rp1,3 triliun. Dengan dana sebesar itu, sulit bagi Pemkot Sukabumi  untuk membangun daerah secara ideal.

“Jumlah penduduk Kota Sukabumi yang mencapai 324 ribu jiwa tentu tidak akan tercover oleh APBD sebesar itu,” ujar wali kota.

Karena itu Fahmi berharap kepada masyarakat agar aktif dalam membantu pemerintah dan bersinergi membangun Kota Sukabumi. Program Tabarok di Kampung Cikundul dapat dijadikan model pengembangan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Program Tabarok akan ditunjang oleh sistem aplikasi untuk mempermudah proses donasi warga yang berkecukupan pada udunan online. Tabarok, ujar wali kota, merupakan salah satu solusi yang tepat menghadapi keterbatasan anggaran pemda untuk membiayai pembangunan.

banner 720x90

“Kami mempunyai harapan besar terhadap inovasi Tabarok ini. Tentunya wilayah lain juga bisa membuat Kampung Zakat yang dibarengi dengan pembentukan Unit Pengumpul Zakat atau UPZ,” tutur wali kota. 

Di Kampung Zakat, lanjut Fahmi, UPZ akan dikelola oleh para petugas yang sudah diberi SK. Para petugas akan melakukan pengumpulan, penyimpanan, dan pengeloaan dana tabungan. Dalam program Tabarok, warga menabung sebesar Rp1.000 perhari yang dilakukan berkelanjutan. 

Pada acara itu tampak hadir pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Muchtar Ubaidillah; Lurah Cikundul,  Agus Heryanto; dan kalangan ulama serta tokoh masyarakat. 

Dalam keterangannya, Lurah Agus Heryanto mengatakan, Tabarok merupakan bagian dari ikhtiar dalam menumbuhkan kembali kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap sesama dan daerah. Dalam program ini, kantor kelurahan dan Baznas akan aktif melakukan monitoring dan evaluasi. (*)

Print Friendly, PDF & Email