Cegah Penyelewengan Keuangan, BKAD Palabuhanratu Gelar Pelatihan Staf Desa

oleh -
Para kasi dan kaur dari 9 desa se-Kecamatan Palabuhanratu yang mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh BKAD Kecamatan Palabuhanratu.

Wartawan M. Ridwan

Guna mencegah penyelewengan dalam penggunaan keuangan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak sejalan dengan peraturan, Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi menggelar pelatihan bagi kalangan staf desa. Berbekal pelatihan tersebut, staf desa diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan benar, terutama dalam pengelolaan dana di desa. 

banner 720x90

“Kegiatan pelatihan ini rutin diselenggarakan tiap tahun. Selain untuk memberikan pemahaman yang benar tentang pemerintahan, keuangan, dan pembangunan,  tujuan terpenting dari pelatihan ini untuk meningkatkan kinerja perangkat desa sesuai tupoksinya masing-masing,” kata Ketua BKAD Kecamatan Palabuhanratu, Agus Suhendi setelah pembukaan pelatihan di Hotel Bayu Amerta, Rabu (26/6/2019).

Orientasi pelatihan, ujar Agus, adalah  peningkatan kapasitas. Jumlah pesertanya 54 orang yang berasal dari kalangan staf desa dari 9 desa yang ada Kecamatan Palabuhanratu. Sehari-hari para peserta pelatihan itu bertugas sebagai kepala seksi (kasi) dan kepala urusan (kaur).

“Belakangan ini dalam pengelolaan keuangan desa cukup rentan terjadinya penyelewengan. Pelatihan ini bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi  hal-hal yang tidak sesuai dengan peraturan yang ada agar semua perangkat desa menjalankan tugasnya sesuai aturan,” kata Agus yang sehari-hari menjabat Sekretaris Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Pada pelatihan itu, tiap desa mengirimkan 3 kasi dan tiga kaur masing-masing  kasi pemerintahan, kasi pelayanan, dan kasi kesra serta  kaur keuangan, kaur tata usaha, dan kaur perencanaan.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari dengan tambahan peserta dari kalangan Pjs kepala desa yang dihadirkan pada hari terakhir. Mereka diberi berbagai materi yang terkait dengan pembangunan dan pemberdayaan desa seperti pemerintahan, keuangan, perencanaan, pengawasan, dan evaluasi. Narasumber berasal dari Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,  Badan Pendapatan Daerah, dan kejaksaan.

banner 720x90

“Kami harapkan semua peserta dapat mengimplementasikan materi dari pelatihan ini di dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tutur Agus. (*)

Print Friendly, PDF & Email