Gubernur dan Bupati Apresiasi Penghijauan Eks Lahan Pertambangan

oleh -
Gubernur Jawa Barat HM. Ridwan Kamil (kanan) bersama Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami saat meninjau lahan bekas tambang yang menjadi hijau dan dipenuhi pepohonan di Cibadak.

Wartawan Aep Saepudin 

Gubernur Jawa Barat HM. Ridwan Kamil dan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami satu pandangan terhadap upaya reboisasi pada bekas lahan pertambangan. Mereka mengapresiasi kegiatan penghijauan tersebut sebagai bagian dari upaya penyelamatan lingkungan.

banner 970x90

Apresiasi gubernur dan bupati itu disampaikan ketika mereka mengadakan kunjungan ke lokasi eks pertambangan di Taman Dynamix atau Cibadak Educational Forest di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/7/2020).

Dalam kunjungan itu, keduanya melakukan dialog dengan pimpinan dan staf PT Solusi Bangun Indonesia dan PT UPC Renewables Indonesia sebagai perusahaan yang paling aktif melakukan penghijauan.

Areal bekas pertambangan yang dihijaukan itu meliputi lahan seluas 85 hektare. Kegiatan reboisasi di lokasi itu sudah berjalan sejak 2010, sedangkan eksploitasi oleh kegiatan pertambangan berlangsung sejak 1975.

Gubernur Jabar mengatakan, program penghijauan pasca tambang di Cibadak Educational Forest patut menjadi rujukan. Sebab selama ini, tidak banyak yang melakukan penghijauan di bekas areal pertambangan. 

“Banyak bukti di Jabar lahan dikeruk untuk pertambangan, kemudian dibiarkan tanpa ada program penghijauan. Ini di Sukabumi program penghijauan pasca tambang yang bisa dijadikan contoh,” ujarnya.

Gubernur kagum karena di lahan tersebut tidak kelihatan lagi jejak pertambangan sebab sekelilingnya telah berubah menjadi hijau dan penuh pepohonan. Kang Emil berpesan kepada pemerintah dan masyarakat untuk mengupayakan agar kawasan tersebut memiliki nilai sosial dan ekonomi sehingga bisa membawa kesejahteraan bagi rakyat.

“Tahun ini pemda atau swasta harus bisa mempresentasikan rencana untuk membuat kawasan ini bernilai tambah bagi masyarakat setempat. Bisa pariwisata ataupun pertanian. Jenisnya apa, nanti bisa diputuskan. Intinya dari lokasi tambang bisa menjadi tempat berdayaguna dan ramah lingkungan,” tutur Kang Emil.

Sementara Bupati Sukabumi menyampaikan  apresiasi terhadap langkah yang diambil PT Solusi Bangun Indonesia yang telah menghijaukan lokasi bekas tambang. Selama ini kebanyakan lahan bekas pertambangan dibiarkan tanpa ada yang mengurus.

“Bersyukur tempat bekas pertambangan ini dimanfaatkan. Apalagi daerah ini dekat dengan kawasan hutan pendidikan milik IPB,” kata bupati.

Penghijauan lahan bekas tambang oleh satu perusahaan bisa membangkitkan semangat perusahaan lain untuk melakukan hal yang sama di lahan lainnya, tambah Marwan. (*)  

Print Friendly, PDF & Email