Mengajar Kelas 1 SD dengan Mengenal Karakter Siswa

oleh -
Guru kelas 1 SDN Desa Cibima, Hj. Nani Zahara menerapkan metode mengenal karakter siswa untuk meningkatkan keberhasilan mencapai tujuan kegiatan belajar mengajar di kelas.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Guru harus menjadi ibu kedua di kelas agar para siswa merasa nyaman saat berada di lingkungan sekolah. Dia juga mesti mengenal  karakter anak didiknya, terutama siswa yang baru duduk di bangku kelas 1 SD. Karena itu para guru harus mengetahui berbagai latar belakang yang membentuk karakter yang berbeda-beda dari siswanya.

banner 970x90

Hal itulah yang diterapkan Hj. Nani Zahara, salah satu guru kelas 1 di SDN Citra Bina Mandiri Dewi Sartika (Desa Cibima) Kota Sukabumi ketika menjalankan tugas sehari-hari di dalam kelas. Menurut Nani, mengenal latar belakang dan karakter siswa kelas 1 sangat menentukan keberhasilan dalam upaya meningkatkan prestasi dan pembentukan kepribadian mereka.

“Metode yang saya terapkan adalah melihat dulu latar belakang karakter anak. Kalau anak tersebut manja, maka saya akan meraihnya dengan kasih sayang seperti yang dilakukan ibu mereka di rumah,” kata Nani kepada wartawan, Kamis (25/7/2019).

Nani yang sehari-hari menjabat Wakil Kepala SDN Desa Cibima Bidang Kesiswaan dengan telaten mendekati para siswa kelas 1 untuk mengenal satu-persatu karakter mereka. Nani membutuhkan waktu dua hari untuk mempelajari  karakter para siswa kelas 1 tersebut.

Setelah dipelajari, karakter anak-anak didiknya itu didalami lebih jauh. Nani akan berusaha untuk membuat anak didiknya merasa nyaman berada di kelas. Selain itu dia menghadapi tantangan untuk mengenalkan huruf dan bilangan karena sebagian besar siswa kelas 1 belum lancar membaca dan menulis.  

“Untuk melancarkan kegiatan belajar mengajar di kelas 1, saya akan memberikan perhatian khusus kepada anak yang belum bisa membaca dan menulis. Secara pelan-pelan, siswa seperti itu diberi  bimbingan belajar khusus  di luar jam pelajaran,” jelas dia.

Pemberian bimbingan tambahan tersebut, lanjut Nani, sangat penting untuk menjadikan semua siswa memiliki kemampuan membaca dan menulis yang homogen agar tidak ketinggalan pelajaran.  Biasanya, setelah bimbingan khusus selama satu bulan, para pesertanya dapat memiliki kemampuan membaca dan menulis yang memenuhi standar.

Nani sudah mengajar selama 19 tahun di SDN Desa Cibima yakni sejak berdirinya sekolah tersebut pada tahun 2000. Awalnya dia mengajar kelas II, selanjutnya mulai tahun ketiga sampai sekarang dia dipercaya mengajar anak kelas 1. (*)

Print Friendly, PDF & Email