Gerai Fried Chicken Juljol Mulai Stabil di Tengah Covid-19

oleh -
Hasil penjualan dari gerai fried chicken Juljol mulai stabil di tengah maraknya wabah Covid-19.

Wartawan Denny Nurman AJ

Penjualan goreng ayam modern gerai Fried Chicken Juljol di persimpangan Tugu Macan Sukalarang mulai mengalami peningkatan. Pemilik gerai Juljol, Firman mengatakan, produk makanan olahan berbahan dasar ayam ras miliknya mulai beranjak stabil.

banner 970x90

“Sebelum merebaknya Corona saya bisa menjual 17 kilogram ayam. Tapi sekarang, hanya mampu menjual 10 kilogram, sebelumnya bahkan hanya 8 kilogram. Itu pun saya harus berjualan hingga sampai larut malam,” kata Firman saat ditemui wartawan, Rabu (24/6/2020).

Para pengunjung, kata dia, kebanyakan muda-mudi yang suka ngemil dan senang nongkrong .

“Alhamdulillah, walaupun di tengah penerapan PSBB, omset penjualan goreng ayam di sini naik 10 persen. Pembelinya sebagian besar adalah kaula muda yang ingin merasakan sensasi kelezatan fried chicken Juljol sambil nongkrong,” ujarnya.

Usaha yang digelutinya saat ini merupakan buah pengalaman salama bertahun-tahun sebagai juru racik di Texas Fried Chicken di Jakarta.

Berbekal pengalamannya sebagai juru racik ayam goreng merek terkenal, Firman mengembangkan usahanya.

Firman yang aslinya dari Kampung Semplak RT 06 RW 04 Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi tersebut juga menjual paket nasi box yang diantar langsung ke tempat pemesan. Harga paket nasi box komplit Rp13 ribu dan paket nasi box biasa Rp12 ribu. 

Salah seorang pengunjung, Ecep Supriatna mengakui kelezatan dan cita rasa fried chicken Juljol. “Saya ketagihan ayam goreng Kang Firman. Dagingnya renyah, kriuk – kriuk dan gurih. Rasanya menggugah selera makan. Saya rutin datang ke tempat ini,” ungkapnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email