Operasi PSBB, Kendaraan Bermotor Diperintahkan Tinggalkan Palabuhanratu

oleh -
Operasi pengamanan PSBB oleh petugas gabungan memerintahkan semua kendaraan bermotor yang akan berwisata untuk meninggalkan kawasan Palabuhanratu.

Wartawan M. Ridwan

Ratusan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, yang mengarah ke kawasan wisata pantai dan geopark di Palabuhanratu dicegat dan diperintahkan untuk memutar arah dan meninggalkan ibu kota Kabupaten Sukabumi tersebut. Hanya kendaraan bermotor yang pengendaranya ber-KTP Palabuhanratu dan sekitarnya diperbolehkan melewati check point.

banner 970x90

Sepeda motor dan mobil itu dihadang di check point PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Gunung Butak Palabuhanratu pada hari kedua Idul Fitri 1441 Hijriyah, Senin (25/5/2020). Tidak ada satu kendaraan pun yang menuju Palabuhanratu dapat lolos pemeriksaan di check point Gunung Butak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar kendaraan yang disuruh memutar arah bernomor polisi luar daerah, bahkan ada yang berasal dari luar pulau. Rata-rata mereka datang ke Palabuhanratu untuk berwisata sambil menikmati hari libur Idul Fitri.  

Para sopir dan pengemudi motor harus berhadapan dengan pemeriksaan oleh tim gabungan dari Satlantas Polres Sukabumi, Kodim 0622, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi.

Dalam operasi pengamanan PSBB itu, petugas gabungan menanyakan dan memeriksa KTP pengendara kendaraan bermotor. Mereka yang tidak dapat memperlihatkan KTP Palabuhanratu, Cikakak, atau Cisolok diperintahkan untuk kembali ke arah asal.

“Warga yang akan berkunjung ke kawasan objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu tidak diperbolehkan lewat check point. Mereka harus memutar arah,” kata Kanit Regident Satlantas Polres Sukabumi, Iptu Arta Dwi Kusuma saat memimpin pemeriksaan di pos check point Gunung Butak. 

Sesuai ketentuan dari pemerintah, kegiatan pariwisata di kawasan geopark dihentikan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, lanjut Iptu Arta. Artinya kawasan Palabuhanratu tertutup untuk perjalanan wisata dan mudik. Semua calon pengunjung objek wisata tidak akan bisa masuk ke kawasan geopark. Akses ke geopark dijaga rapat oleh petugas gabungan.

Pemeriksaan semua kendaraan yang akan melewati check point itu memicu terjadinya kemacetan. Selepas tengah hari, panjang antrean kendaraan yang tertahan di check point PSBB mencapai kira-kira 500 meter.

Salah seorang wisatawan asal Bogor, Roby menyatakan kekecewaan atas adanya perintah balik kanan oleh petugas gabungan. Bersama keluarga, jauh-jauh dari Bogor, Roby ingin menikmati pemandangan Teluk Palabuhanratu dalam rangka mengisi libur Idul Fitri, malah disuruh putar arah. Setiap tahun, dia selalu berkunjung ke Palabuhanratu selepas bulan Ramadhan. (*)

Print Friendly, PDF & Email