UPP Palabuhanratu Berikan Pas Kecil untuk 1.000 Kapal

oleh -
Kepala UPP Palabuhanratu, Fatah Yasin memperlihatkan contoh pas kecil yang harus dimiliki para pemilik prahu berbobot d bawah 7 GT.

Wartawan M. RIDWAN 

Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Palabuhanratu memberikan pas kecil untuk 1.000 kapal dengan bobot di bawah 7 Grosston (GT) secara gratis. Penerbitan pas kecil gratis itu merupakan program dari Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.

banner 970x90

“Program dari pemerintah pusat berupa pemberian sertifikat pas kecil telah kami laksanakan dengan baik. Hampir semua kapal yang bersandar di Teluk Palabuhanratu telah menerima sertifikat pas ini, jumlahnya hampir 1.000 kapal berbobot di bawah 7 GT,” kata Kepala Kantor UPP Kelas III Palabuhanratu, Fatah Yasin kepada wartawan, Senin (25/3/2019).

Penerbitan pas kecil tersebut, ujar Fatah, mulai digulirkan pada akhir 2018. Kapal-kapal yang diberi pas kecil adalah kapal-kapal yang beroperasi di wilayah kerja UPP Palabuhanratu meliputi tiga daerah yaitu Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, dan Kabupaten Bandung Barat.

Untuk wilayah Bandung Barat, walaupun tidak memiliki laut, banyak kapal di bawah 7 GT yang beropeasi di Waduk Saguling dan Waduk Cirata.

Sertifikat pas, jelas Fatah, merupakan surat wajib bagi kapal yang masih digunakan untuk menangkap ikan. Ibarat mobil dan motor harus memiliki surat-surat kendaraan, kapal berukuran berat di bawah 7 GT harus memiliki pas kecil, sedangkan kapal berbobot di atas 7 GT harus memiliki sertifikat pas besar.

Untuk mendapatkan sertifikat pas kecil, pemilik kapal atau perahu terlebih dahulu harus menyerahkan fotokopi KTP dan bukti surat kepemilikan perahu kepada petugas UPP. Selanjutnya petugas UPP akan melakukan pengukuran dan pengecekan fisik dan spesifikasi perahu. 

“Kami berharap kepada semua pemilik perahu di bawah 7 GT memiliki sertifikat pas kecil. Segeralah membuat sertifikast kecil, tanpa harus mengeluarkan biaya,” ujar Fatah. (*)

Print Friendly, PDF & Email