PLTU Klarifikasi Bantuan untuk Syukuran Hari Nelayan 2019

oleh -
Manajer Administrasi PLTU Palabuhanratu, Irwanto (menghadap kamera) bersama staf humas menggelar dialog dengan Ketua Panitia Peringatan Syukuran Hari Nelayan ke-59, Pepen Supendi (kanan) untuk mengklarifikasi partisipasi PLTU dalam kegiatan tersebut.

Wartawan M. RIDWAN

Manajemen Administrasi UJP PLTU Jabar 2 Palabuhanratu mengklasifikasi bantuan untuk pelaksanaan Syukuran Hari Nelayan (SHN) tahun 2019. Pada pertemuan dengan kru Panitia SHN 2019, Manajer Administrasi PLTU Palabuhanratu, Irwanto menyatakan, dalam memberikan bantuan, pihaknya melihat program yang akan disesuaikan dengan program CSR dari pusat.

banner 970x90

“Program CSR diputuskan oleh pusat. Jadi kami mengikuti aturan dari pusat,” kata Irwanto dalam pertemuan dengan Ketua Panitia SHN ke-59 Palabuhanratu, Pepen Supendi di ruang tunggu tamu PLTU Palabuhanratu, Senin (25/3/2019).

Menurut Irwanto, apa yang terjadi antara manajemen PLTU Palabuhanratu dan Panitia SHN ke-59 hanyalah miskomunikasi. Pihak manajemen melihat dari sisi program, tidak semata-mata pada anggarannya. Jadi, ujar dia, ketika pusat memutuskan bantuan untuk SHN diambil dari dana CSR, manajemen harus melihat program prioritas dari program CSR tahun 2019 yakni lingkungan.

“Pada proposal panitia ada ajuan kegiatan penglepasan tukik. Dengan demikian, kegiatan tersebut berkesesuaian dengan program dari pusat,” jelas Irwanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pepen berencana akan menolak bantuan dari PLTU Palabuhanratu yang besarnya Rp3 juta untuk partisipasi pada SHN ke-59. Dalam pandangan panitia, bantuan sebesar itu terlalu kecil mengingat total pengeluaran Panitia SHN tahun 2019 seluruhnya mencapai Rp900 juta,  lagi pula kegiatan tersebut bertujuan untuk melestarikan tradisi lokal termasuk promosi geopark.

Setelah pertemuan Pepen dan Irwanto, miskomunikasi antara PLTU dan Panitia SHN ke-59 dapat diselesaikan. Irwanto berjanji akan menambah besaran bantuan untuk mendukung kelancaran Peringatan SHN ke-59 di Palabuhanratu.

Pepen sendiri mengaku puas dengan hasil pertemuan. Dia menyampaikan terima kasih kepada manajemen PLTU yang cepat-cepat mengklarifikasi dan sangat tanggap terhadap keluhan panitia. Dia mengharapkan semua kalangan dapat ikut serta mensukseskan SHN ke-59 yang puncaknya pada 6 April 2019.

“Semua dana yang kami terima pada dasarnya akan digunakan untuk membiayai kegiatan yang erat hubungannya dengan kepentingan masyarakat Palabuhanratu. Semoga ke depannya semakin terjalin sinergitas antara PLTU dan panitia,” ujar Pepen. (*)

Print Friendly, PDF & Email