Disnakertrans Ajak TKM Nagrak Utara Menjadi Usahawan Mandiri

oleh -
Acara pembukaan pembekalan TKM bidang pembuatan boneka dan kerajinan tangan di aula Desa Nagrak Utara dihadiri sejumlah pejabat daerah dan desa antara lain dari kiri ke kanan Indra Santika (Bendahara Pengeluaran Pembantu Disnakertrans), Nunung Purwarini (Pjs Kades Nagrak Utara), Khusyairin (Kabid Penempatan Tenaga Kerja), dan Dadang Tapiana (Kasi Perluasan Tenaga Kerja).

Wartawan Usep Mulyana

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sukabumi melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Khusairin mengajak para tenaga kerja mandiri (TKM) di Desa Nagrak Utara untuk menjadi usahawan mandiri. Dengan menjadi usahawan mandiri, para TKM yang selama ini telah membangun usahanya dapat menjadi usahawan tangguh untuk mengembangkan usahanya.  

banner 970x90

Ajakan Khusairin itu disampaikan saat membuka kegiatan pembekalan TKM bidang pembuatan boneka dan kerajinan tangan di aula Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/9/2019). Pembekalan bagi para pengrajin boneka itu diharapkan dapat mewujudkan para TKM yang mengandalkan kemampuan dan kemandiriannya.  

“Pembekalan ini harus mampu mengubah paradigma dari mencari pekerjaan menjadi menciptakan usahawan yang mampu mempekerjakan orang secara mandiri,” kata Khusairin.

Karena itu, ujar dia, kegiatan pembekalan TKM pembuatan boneka dan kerajinan tangan yang dibukanya bukan hanya seremonial, melainkan harus menjadi  kegiatan yang efektif dalam mencetak wirausahawan baru.

“Para peserta kegiatan pembekalan ini akan diberi pengetahuan dan tehnik berwirausaha. Nanti para narasumber akan memberikan materi yang membedah proses menjadi wirausaha yang tangguh dan produktif,” kata dia.

Untuk menjadi wirausahawan mandiri, lanjut dia, TKM harus memiliki strategi pemasaran untuk mendongkrak hasil penjualan, tidak cukup hanya tangguh dan produktif. Memproduksi barang, kata Khusairin, harus diikuti dengan langkah-langkah untuk menjualnya agar tidak menumpuk di gudang.

“Untuk itu, para TKM di Nagrak Utara mesti banyak belajar menimba pengetahuan, memperbaiki skill penjualan, dan terus berinovasi produk seperti memperbaharui bentuk, warna, dan harga yang terjangkau,” kata Khusyairin.

Sementara Pjs. Kades Nagrak Utara, Nunung Purwarini mengharapkan para peserta pembekalan dapat memanfaatkan kempatan pelatihan dengan sebaik-baiknya. Dia mendorong para peserta pembekalan untuk menyimak materi dari narasumber dengan cermat dan fokus.

“Jangan sampai pengetahuan yang disampaikan pemateri luput dari ingatan. Manfaatnya sangat banyak untuk pengembangan usaha dan menciptakan usahawan baru di Desa Nagrak Utara,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email