Bermalam di Rumah Nenek, Dua Bocah Selamat dari Amukan Si Jago Merah

oleh -
Yayah dan anak sulungnya, Ujang Yana, korban kebakaran di Kampung Cibodas RT 10 RW 03, Desa Pasir Datar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi menanti uluran tangan dermawan untuk membangun kembali tempat tinggalnya yang habis dimakan api.

Wartawan Usep Mulyana

Aura Nuraeni dan Ayuni, kakak beradik anak dari seorang janda bernama Yayah, warga Kampung Cibodas RT 10 RW 03 Desa Pasir Datar Indah (PDI), Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, bernasib mujur. Saat rumahnya terbakar, Rabu (24/7/2019) dini hari sekitar pukul 00.05 WIB, kedua anak tersebut sedang tidak berada di dalam rumah. Mereka lagi menginap di rumah neneknya, Junara (75).

banner 970x90

Biasanya sehari-hari, Aura (kelas 6 SD) dan Ayuni selalu menginap di rumahnya. Sedangkan yang rutin menginap di rumah Junara adalah Yayah sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada ibunya. Rumah Junara tidak begitu jauh dari rumah Yayah.

“Ibu saya sudah renta dan hidup sebatangkara. Setiap malam saya menginap di rumah beliau, saya meninggalkan anak saya si bungsu dan kakaknya di rumah. Mereka sudah terbiasa  tidur berdua sekalipun tanpa ada saya,” kata Yayah ketika ditemui wartawan di dekat puing-puing rumahnya yang telah menjadi abu, Rabu siang.

Namun malam itu, lanjut Yayah, kedua anaknya Aura dan Ayuni tiba-tiba saja ingin ikut menginap di rumah Nenek Junara. Sebagai ibu, Yayah tidak memiliki firasat apapun terhadap sikap anak-anaknya itu. Pada malam itu, anak sulungnya Ujang Yana juga tidak berada di rumah.

“Allah menyelamatkan nyawa anak saya. Coba saja kalau dia berdua tidur pulas di rumah. Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan mereka,” ujarnya.

Akibat musibah itu, Yayah kehilangan semua harta bendanya. Barang-barang tumah tangga, persediaan beras, perhiasan, dan uang sebesar Rp2 juta yang baru diterimanya dari sebuah lembaha keuangan semuanya menjadi abu.   Belum lagi ijazah, KK, KTP, dan dokumen lain yang ikut terbakar.

“Harta saya habis, tinggal baju yang menempel di badan,” tutur Yayah.

Sekretaris Desa PDI, Aep Saepurohman menjelaskan, pemicu kebakaran diduga hubungan pendek arus listrik. Pasca kebakaran, kata Aep, pemerintah desa segera melayangkan proposal pengajuan bantuan ke Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi.

“Untuk sementara, keluarga Ibu Yayah tinggal di rumah orang tuanya. Kami akan secepatnya berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi yang cepat dan tepat agar rumah tinggalnya bisa kembali dibangun,” ujarnya.

Print Friendly, PDF & Email