Warga PNG Shalat Ied di Jalan Perumahan

oleh -
Pelaksanaan ibadah sunat shalat Ied warga Perumahan Nirwana Graha digelar di salah satu ruas jalan blok.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Guna mencegah penyebaran Covid-19, warga Warga Perum Nirwana Graha (PNG) RT 05 RW 07 Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi menggelar shalat Idul Fitri di jalan salah satu blok. Biasanya pada tahun-tahun sebelumnya, shalat Ied dilaksanakan bersama seluruh warga RW 07 Dayeuhluhur di lapangan besar depan kantor pemasaran PNG.  

banner 970x90

“Untuk sementara warga PNG shalat Ied memisahkan diri dari warga RW 07 seperti dulu. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata  Ketua DKM Al-Mumtaz PNG, Uus Firdaus kepada wartawan usai sholat Ied, Minggu (24/5/2020).

Dengan memisahkan diri, ujar Uus, mereka bisa lebih tenang dan nyaman selama mendirikan shalat sunat tersebut. Karena semua warga PNG terpantau perjalanan dan pergerakannya, tidak ada yang bepergian dari daerah zona merah Covid-19. Jumlah jamaah pun tidak terlalu banyak.

Dalam menjalankan shalat Ied, mereka menerapkan aturan protokol kesehatan, mulai membawa sajadah masing-masing, menggunakan masker, dan bercuci tangan di rumah.

“Kami tetap jalankan protokol kesehatan di tengah kondisi ujian yang belum berakhir. Tetap semangat untuk beribadah dan selalu mohon perlindungan kepada Allah SWT,” kata Uus.

Di depan para jamaah, Uus menyampaikan laporan keuangan pembangunan Masjid Al-Mumtaz. Berkat dukungan dari warga PNG yang selalu menyisihkan sebagian rezekinya,  pembangunan masjid sudah mencapai 97 persen. Total dana yang terkumpul mencapai Rp140 juta dan masih membutuhkan dana kurang lebih Rp17 juta.

Atas nama DKM, dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh warga PNG yang ikut mensukseskan pembangunan masjid tersebut, terutama ibu-ibu yang aktif keliling rumah membawa keropak untuk menghimpun dana. 

“Alhamdulillah berkat kemauan keras, kini kita telah memiliki masjid yang representatif dan nyaman untuk beribadah,” ucapnya.

Sementara khotib pada shalat Ied, Ustadz Ujang Beni Ibrahim dalam khutbahnya menyampaikan rasa prihatin dengan kondisi Idul Fitri tahun ini yang serba kekurangan dan penuh kesedihan. Tidak terbayang sebelumnya, ujar dia, Virus Corona akan menggemparkan dunia hingga tembus bulan Ramadhan. Dari semua itu, kita ambil hikmahnya, kata Ujang. (*)

Print Friendly, PDF & Email