Pengelolaan Geopark Harus Melibatkan Pentahelix

oleh -
Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri (paling kiri) bersama GM Pengelola Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Dana Budiman (kedua dari kiri) dalam audensi dalam rangka pembicaraan kerja sama pengembangan geopark dengan pihak Visionesia Kreatif Nusantara.

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Pengelolaan Geopark Ciletuh Palabuhanratu harus melibatkan pentahelix yang artinya melibatkan banyak pihak dan kalangan agar gaung eksistensi objek budaya dan wisata tersebut terdengar hingga ke berbagai negara. Dalam hal ini unsur pentahelix dimaksud terdiri dari akademisi, bisnis, community, government, dan media atau disingkat ABCGM.

banner 720x90

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri saat menerima rombongan audensi pengelola Geopark Ciletuh Palabuhanratu dan pihak ketiga bertempat di Pendopo Sukabumi, Selasa (23/4/20190 lalu. Menurut sekda, pengembangan geopark akan lebih efektif jika melibatkan berbagai kalangan di masyarakat. 

“Kami selalu menyambut segala bentuk penawaran kerja sama dari pihak ketiga dalam pengembangan geopark. Kerja sama tersebut merupakan bagian dari penerapan konsep pentahelix,” kata sekda.

Audensi ke Pendopo Sukabumi diikuti GM Pengelola Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Dana Budiman dan unsur swasta yang akan menjalin kerja sama pengelolaan geopark. Pertemuan tersebut digelar sehubungan akan dilaksanakannya kerja sama antara pengelola geopark dengan Visionesia Kreatif Nusantara.

“Pengembangan geopark di Kabupaten Sukabumi harus menggunakan prinsip kerja sama dengan berbagai kalangan yang saling menguntungkan agar hasilnya lebih maksimal. Kami mengapresiasi dan menyambut baik kerja sama yang akan dijalin antara pengelola geopark dengan pihak ketiga,” ujar Iyos. 

Sekda menyarankan pengelola geopark untuk terus mengambil inisiatif guna mengembangkan kerja sama dengan berbagai kalangan dalam pengembangan geopark. Dia mengharapkan kerja sama pengembangan geopark dijalin dengan pelaku dunia usaha lainnya di berbagai bidang.

banner 720x90

Sementara itu Ketua Tim Visionesia Kreatif Nusantara, Rully Anggalaksana menjelaskan substansi kerja sama dengan pihak pengelola geopark difokuskan pada penyebaran informasi melalui fotografi. Timnya bertugas untuk membuat dan menyebarkan foto objek wisata di seputar kawasan geopark ke berbagai media.

“Kami akan mengembangkan geopark khususnya melalui fotografi untuk menghasilkan foto-foto yang dapat menarik minat masyarakat dunia terhadap objek wisata di sekitar geopark sehingga mereka ingin berkunjung ke tempat-tempat tersebut,” ujar Rully. (*)

Print Friendly, PDF & Email