AFS Gelar Festival Futsal U8 dan U10

oleh -

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Setelah sukses menjadi tuan rumah turnamen AAFI  (Asosiasi Akademi Futsal Indonesia) untuk kelompok U13 dan U16, AFS (Akademi Futsal Sukabumi) dipercaya menjadi tuan rumah festival futsal untuk kelompok U8 dan U10. Turnamen ini digelar untuk mengisi masa liburan SD yang sedang ujian nasional dan menyambut musim libur sekolah futsal memasuki bulan Suci Ramadhan.

banner 970x90

Ditemui Rabu (24/4/2019) pagi, Ketua Regional Sukabumi II yang juga Ketua Panitia Festival Futsal,  Ace Suherlan menjelaskan, kegiatan tersebut pertama kali digelar dalam lingkup liga AAFI. Namun sifatnya bukan liga, tetapi  lebih cenderung sebagai ajang untuk mempertemukan para pemain U8 dan U10.

“Melalui kejuaraan ini, para siswa menjajal kemampuan mereka atas hasil latihan di sekolah masing-masing,” kata Ace yang juga pelatih futsal di SD Adzkia Sukabumi.

Teknik kejuaraan, ujar dia, menggunakan sistem setengah kompetisi yang mempertemukan semua peserta festival futsal. Durasi waktu permainan 1 kali 10 menit dan apabila hasilnya seri dilanjutkan dengan adu penalti.

Festival  diikuti oleh 4 tim untuk U8 serta 5 tim untuk U10. Tim yang tampil antara lain dari AFS, SD Adzkia A dan B,  Akademi Futsal Peci,  Akademi Futsal Baros,  dan Akademi Futsal Barokah.

“Festival ini untuk melatih fisik dan mental para pemain sekaligus sebagai ajang silaturahmi di antara pemain yang berbeda sekolah. Juga untuk meningkatkan silaturahmi antar pelatih,” kata Ace.

Festival Futsal mendapat sambutan dari kalangan orang tua para pemain. Mereka berbondong-bondong datang ke tempat pertandingan untuk memacu semangat anak-anaknya. Sepanjang pertandingan, para orang tua tak henti-hentinya berteriak-teriak untuk menyemangati timnya masing-masing. Sebagian tertawa-tawa ketika menyaksikan kelucuan anak-anak dalam mengolah dan mengiring bola ke gawang lawan.

Berbeda dengan liga,  pada festival futsal, lanjut Ace, berlaku ketentuan ketika ada pemain yang jatuh di lapang,  wasit akan merangkul terlebih dahulu dan menanyakan kesanggupan untuk terus bermain atau mau diganti. Ketentuan ini mengacu pada tujuan festival sebagai ajang pembinaan.

“Kalau terjadi kesalahan atau pelanggaran, pemain akan diberi tahu. Ini bentuk pembelajaran bagi para pemain agar lebih memahami peraturan pada liga futsal,” tambah dia.

Belakangan terjadi peningkatan prestasi di dunia olahraga futsal untuk wilayah Sukabumi. Peminat olahraga ini berasal dari beragam umur mulai usia dini sampai dewasa. Indikator lainnya, jumlah akademi futsal di Sukabumi juga meningkat tajam. Selain itu banyak jebolan AAFI yang tampil di liga pada divisi yang lebih tinggi.

Sementara itu Pimpinan AFS, Muhammad Sofyan atau akrab disapa Asep Gajah menyatakan sangat puas atas hasil yang diraih anak didiknya dari kelompok U8 dan U10 pada ajang festival futsal tersebut. Untuk U8, siswa AFS menempati posisi ketiga, sedangkan untuk U10 berhasil menjadi juara kesatu.

“Hasil yang bagus, setidaknya anak-anak dapat pelajaran mental sebagai bekal mereka untuk melanjutkan ke pertandingan tingkat selanjutnya,” kata Sofyan. (*)

Print Friendly, PDF & Email