Ribka Pimpin Acara Deklarasi Militansi Struktural PDIP

oleh -
Legislator pusat, dr. Ribka Tjiptaning setelah mengikuti kegiatan konsolidasi bersama para pengurus PAC di daerah pemilihan 2.

Wartawan Aep Saepudin  

Anggota DPR RI yang juga Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan, dr. Ribka Tjiptaning memimpin deklarasi militansi struktural se-Kabupaten Sukabumi bertempat di Wisma Delima Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Ahad (23/8/20). Pada acara itu tampak hadir para pengurus PAC tingkat kecamatan di daerah pemilihan (dapil) 2.

banner 970x90

Pada pembukaan deklarasi itu, Ribka mengatakan, kegiatan yang digelarnya bertujuan untuk memperkuat konsolidasi di masa pandemi. PAC, kata dia, langsung harus siap  mengkonsolidasikan kekuatan dan sumber daya partai di tingkat akar rumput bersama ranting dan anak ranting.

“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat ikatan tali silaturahmi antara pengurus DPP dengan pengurus tingkat PAC dan pengurus lainnya,” ujar Ribka.

Rencananya deklarasi militansi struktural akan dilaksanakan di semua dapil. Dari dapil 2, acara dilanjutkan ke dapil 3, dapil 4, dan dapil-dapil lainnya di Kabupaten Sukabumi. Pesertanya pengurus PAC, baik yang sudah maupun yang sedang dalam proses penetapan pada Musyawarah Anak Cabang (Musancab).  

Pada acara itu, Ribka didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama, S.H. dan  bakal calon bupati/wakil bupati dari PDI Perjuangan, Sirojudin, S.E.

Adapun para pengurus PAC yang hadir berasal dari dapil 2 yang terdiri dari kecamatan-kecamatan Parungkuda, Cidahu, Cicurug,  Ciambar,  Kalapanunggal, Parakansalak, Kabandungan,  dan Bojonggenteng.

Di akhir acara, Ribka bersama Yudi dan Sirojudin membagikan sembako kepada para pengurus PAC yang masing-masing berjumlah 11 orang.

Setelah mengikuti kegiatan konsolidasi, Ribka mengatakan,  saat ini, di tingkat PAC sedang berlangsung Musancab yang salah satu agendanya pengumuman struktur pengurus PAC berdasarkan hasil fit and proper test oleh DPC.  

“Ada kader yang harap-harap cemas tidak terpilih masuk ke dalam jajaran PAC. Kader yang tidak tepilih itu kan tetap kader PDIP karena mereka masih memegang KTA. Saya harapkan, mereka yang tidak masuk struktur PAC tetap sama-sama berjuang untuk menghadapi Pilkada 2020 dan Pemilu 2024,” kata dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email