Bupati Melepas Mahasiswa Gunungpuyuh ke Pajampangan

oleh -
Secara simbolis Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengenakan jaket almamater kepada mahasiswa STAI Syamsul Ulum sebagai tanda penglepasan peserta KKN di wilayah Pajampangan.

Wartawan Aep Saepudin

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami melepas mahasiswa STAI (Sekolah Tinggi Agama Islam) Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di kawasan Pajampangan dari Pendopo Sukabumi, Ahad (23/8/2020).

banner 970x90

Penglepasan peserta KKN itu ditandai dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa oleh bupati. Pada kesempatan itu, Marwan menyampaikan pesan, para mahasiswa bisa menjadi bagian dari solusi untuk menyelesaikan masalah di daerah dan membantu dalam mewujudkan Sukabumi lebih baik.

“Di lokasi KKN, mahasiswa bisa mengidentifikasikan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Sehingga mereka ikut turut mendorong upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Marwan.

Rancangan ke depannya, lanjut bupati, perguruan tinggi menentukan desa atau kecamatan binaan. Setiap tahun para mahasiswa dengan para dosen melaksanakan KKN di desa atau kecamatan binaan tersebut sehingga mereka bisa memantau kemajuannya secara berkelanjutan.  

“Dengan demikian perguruan tinggi dapat membantu realisasi visi Kabupaten Sikabumi yang religius dan mandiri,” tutur bupati.

Marwan juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa STAI Syamsul Ulum yang akan melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Sukabumi. KKN, kata dia, merupakan bagian dari proses pendidikan di perguruan tinggi untuk membangun SDM di Kabupaten Sukabumi.

“KKN ini penting untuk memberikan wawasan bagi mahasiswa dalam mengenal daerahnya. Apalagi 70 persen mahasiswa STAI Syamsul Ulum merupakan warga Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Di tempat yang sama Ketua STAI Syamsul Ulum Gunungpuyuh Kota Sukabumi H. Syafruddin Amir menjelaskan, kampus yang dipimpinnya telah dua tahun berturut-turut menjadikan wilayah Kabupaten Sukabumi sebagai lokasi KKN.

“KKN merupakan bagian dari pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. Tujuannya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang diimplementasikan ke dalam kehidupan nyata. Dengan demikian masyarakat dapat menerima manfaat program KKN ini,” ujarnya.

Menurut Syafruddin, program studi yang diselenggarakan di STAI Syamsul Ulum yakni kependidikan dan informasi Syariah Islam serta manajemen pendidikan Islam lebih cocok diterapkan di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi. 

Jumlah mahasiswa yang menjadi peserta KKN mencapai 152 orang yang dibagi ke dalam 10 kelompok. Mereka akan melaksanakan KKN di 10 desa yang ada di Kecamatan Purabaya dan Kecamatan Jampangtengah selama satu bulan ke depan. (*)

Secara simbolis Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengenakan jaket almamater kepada mahasiswa STAI Syamsul Ulum sebagai tanda penglepasan peserta KKN di wilayah Pajampangan.

Print Friendly, PDF & Email