Ops Patuh Lodaya 2020, Polisi Fokus pada 11 Pelanggaran

oleh -
Kasatlantas Polres Sukabumi Kota AKP Atik Suswanti ketika memimpin Operasi Patuh Lodaya 2020 hari pertama di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi.

Wartawan Iyus Firdaus PWI  

Polres Sukabumi Kota menggelar Operasi Patuh Lodaya 2020 yang diawali dengan apel gelar pasukan, Kamis (23/7/2020). Apel gelar pasukan dipimpin Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni, S.IK., S.H., M.H. di Mapolres Sukabumi Kota Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Sukabumi.

banner 970x90

Setelah memimpin apel gelar pasukan, Kapolres mengatakan, Ops Patuh Lodaya 2020 fokus pada 11 item pelanggaran yang disesuaikan dengan karakteristik daerah masing-masing. Di Kota Sukabumi banyak jalan memberlakukan arus searah, maka pelanggaran melawan arus kendaraan menjadi perhatian petugas.

“Dalam operasi kepolisian mandiri kewilayahan ini dilakukan berbagai upaya untuk mengurangi tingkat kemacetan, meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” ujar Kapolres.

Ops Patuh Lodaya 2020 berlangsung dari tanggal 23 Juli hingga 5 Agustus 2020. Operasi ini, ujar dia, selain untuk penegakan hukum juga sebagai langkah preemtif dan preventif terhadap pelanggaran aturan lalu lintas dan protokol kesehatan ke masyarakat.

“Kami juga mengisi Operasi Patuh Lodaya 2020 dengan menyampaikan imbauan seputar protokol seperti penggunaan masker, menjaga jarak, dan kewajiban untuk mencuci tangan,” ujar AKBP Sumarni. 

Ditemui di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi setelah apel siaga, Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Atik Suswanti mengatakan, Operasi Patuh Lodaya melibatkan Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Sukabumi.

Jajarannya masih menemukan banyak pelanggaran oleh pengendara sepeda motor mulai melawan arus pada jalan satu arah, tidak menggunakan helm, dan tidak mengenakan masker.  

“Banyak pelanggaran berlalu lintas pada hari pertama Operasi Patuh Lodaya 2020. Kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas masih minim,” kata Kasatlantas.

Satlantas Polres Sukabumi Kota, ujar AKP Atik, memilih titik pertama di Jalan Ahmad Yani sebagai pusat keramaian di Kota Sukabumi untuk mengurai kemacetan dan memberlakukan penindakan bagi  pelanggar aturan berlalu lintas.

Tindakan yang dilakukan jajaran Satlantas dalam operasi tersebut 40 persen preemtif  atau pencegahan awal, 40 persen preventif, dan 20 persen penegakan hukum. Tindakan hukum terdiri dari dua yaitu mengeluarkan surat teguran tertulis dan memberlakukan surat tilang atau bukti pelanggaran. (*)

Print Friendly, PDF & Email